Paskah EASTER atau Paskah PASSOVER

Musim semi bagi banyak orang adalah musim yang terbaik dalam setiap tahun. Hari-hari hangat yang cerah; dan bumi yang muncul dengan kehidupan yang baru. Bunga-bunga, pucuk pepohonan, bayi-bayi hewan: semuanya tampak gembira mengumandangkan bahwa musim dingin yang panjang telah berakhir.

Paskah Easter

Tidak ada kebiasaan di musim semi yang dapat meringkas semua perayaan kehidupan baru ini selain Paskah Easter. Dari bayi hewan, telur-telur paskah sampai perburuan telur-telur paskah, sampai perayaan matahari terbit pada hari Minggu dan masih banyak lagi, Paskah Easter adalah sebuah tradisi yang dicintai oleh banyak orang.
Paskah Easter merupakan perayaan paling menonjol dari liturgi tahunan Gereja Katolik Roma saat kebangkitan Kristus dirayakan.

Menurut katekismus mereka:
Paskah Easter bukan hanya sebuah perayaan diantara perayaan lainnya, tetapi “perayaan dari semua perayaan” suatu “kekhidmatan dari semua kekhidmatan”. Sama seperti Eukarist yang adalah “sakramen dari semua sakramen” (Sakramen Agung). Santo Athanasius menyebut Paskah Easter sebagai “hari Minggu Agung” dan Gereja-gereja dari Timur menyebut Minggu Kudus sebagai “Minggu Agung”. Misteri kebangkitan di mana Kristus mengalahkan kematian . . . (Catechism of the Catholic Church,Part 2, Sec. 1, Chapter 2, Article 1, #1169.)

Namun, asal mula Paskah Easter, mengungkapkan bahwa tradisi ini berasal langsung dari para penyembah berhala kuno. Segera setelah air bah, Nimrod membangun kembali penyembahan berhala di bumi. Setelah kematiannya, Nimrod diangkat menjadi dewa matahari yang asli. Istrinya Semiramis dijuluki sang “Ratu Surga”. Berbagai kebudayaan berbeda melanjutkan pemujaan berhala kafir kuno ini dengan menggunakan berbagai nama-nama yang berbeda. Bagi bangsa Mesir Semiramis adalah Isis. Bagi bangsa Babel dia adalah Beltis, permaisuri dari dewa Bel. Bagi bangsa Kanaan dia adalah Astarte. Orang Asiria menamakan dia Istar.

Penyembahan kepada dewi-dewi ini melibatkan praktek-praktek fertilitas sesat. Perayaan-perayaan ini bahkan dipraktekkan oleh bangsa Israel ketika mereka berada di dalam kemurtadan. Yeshua dengan jelas mencela setiap orang Israel yang terlibat dalam perayaan-perayaan kafir ini.
“Tiadakah engkau melihat apa yang dilakukan mereka di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem? Anak-anak memungut kayu bakar, bapa-bapa menyalakan api dan perempuan-perempuan meremas adonan untuk membuat penganan persembahan bagi ratu sorga, dan orang mempersembahkan korban curahan kepada allah lain dengan maksud menyakiti hati-Ku.” (Yeremia 7: 17-18, NKJV)

“Dia berkata kepadaku: “Berbaliklah kembali, engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi yang mereka lakukan.” Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah [YHWH] yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus.” (Yehezkiel 8: 13-14, NKJV)

Paskah Easter moderen tidak memiliki landasan di dalam agama murni dari Surga. Semua tradisi ini adalah tradisi kafir.
Kelinci-kelinci dan telur-telur paskah yang diwarnai adalah simbol kesuburan.
*.Roti manis yang panas dengan tanda silang adalah penganan yang dipersembahkan kepada ratu surga.
*.Empat puluh hari menangisi Tamus sekarang diganti menjadi 40 hari masa puasa menjelang Paskah Easter.
*.Upacara keagamaan matahari terbit dilakukan oleh imam-imam kafir untuk menghormati dewa matahari.

Perayaan Paskah Easter bukanlah penghormatan kepada kematian dan kebangkitan Sang Juruselamat. Ikut serta dalam praktek-praktek kekafiran seperti ini memberikan penghormatan langsung kepada Setan. Seberapa seringnyapun memberinya nama-nama kristen tetap tidak dapat memurnikan Paskah Easter dari sumber asli kekafirannya.
Paskah Easter adalah lebih dari sekedar penipuan kekafiran yang berpura-pura menjadi Kristen. Bersembunyi dibalik wajah yang cantik, Paskah Easter adalah sebuah penyamaran dari sebuah penipuan terbesar sepanjang masa: sebuah perubahan kalender yang menyembunyikan hari kebangkitan yang asli dan hari Sabat yang sebenarnya.

Seiring berlalunya waktu, ketika orang-orang Kristen mula-mula telah meninggal dunia, kekafiran mulai masuk merusak iman yang dulunya murni. Gereja di Roma yang rakus akan kekuasaan yang lebih besar, mencari cara untuk meningkatkan pengaruhnya.
“Untuk mendamaikan para penyembah berhala dengan Kekristenan yang sedikit, Roma, mengusahakan kebijakan umum, mengambil tindakan-tindakan untuk menggabungkan perayaan penyembah berhala dan perayaan Kristen, dan melalui penyesuaian kalender yang sulit namun terampil, tidak lagi ditemukan masalah, secara umum, untuk menggabungkan penyembahan berhala dengan Kekristenan – sekarang sudah jauh tenggelam dalam penyembahan berhala – dalam hal ini sebagaimana dalam kebanyakan hal yang lain untuk bekerja sama. Perubahan kalender yang berkenaan dengan Paskah Easter diikuti dengan konsekuensi-konsekuensi yang penting. Hal ini membawa ke dalam gereja kerusakan yang paling buruk dan takhyul yang paling menjijikkan . . .” (Alexander Hislop,The Two Babylons,hal. 105-106.)

Perubahan kalender ini juga mengubah hari beribadah. Hal ini diakui oleh gereja Katholik Roma dan yang menjadikan hal itu sebagai tanda kekuasaan mereka.
“Hari Minggu . . . adalah murni buatan gereja Katolik”. (American Catholic Quarterly Review,Januari 1883)
“Mereka (umat Protestan) menjadikan pengudusan hari Minggu sebagai sebuah kewajiban mereka. Mengapa? Karena Gereja Katolik memerintahkan mereka untuk melakukan itu. Mereka tidak punya alasan lain . . . pencipta hukum hari Minggu adalah gereja Katolik.” (Ecclesiastical Review,February 1914)

Seorang uskup Katolik mengungkapkan lebih jauh dengan mengatakan:
“Gereja Katoliklah yang mengharuskan kita memelihara hari Minggu dan menguduskannya. Gereja membuat hukum ini lama setelah Alkitab selesai ditulis. Boleh dikatakan aturan ini tidak ada di dalam Alkitab. Gereja Katolik tidak hanya menghapuskan hari Sabat,tetapi juga semua perayaan Yahudi lainnya.” (T. Enright, Bishop of St. Alphonsus Church, St. Louis, Missouri, Juni, 1905, penekanan ditambahkan.)

Paskah Passover

Perayaan Yahudi yang dihapuskan yang berkenaan dengan Paskah Easter adalah Paskah Passover. Semua orang-orang Kristen mula-mula memelihara perayaan-perayaan YHWH sebagaimana yang diamanatkan di dalam Imamat pasal 23. Orang-orang Kristen kafir berkeinginan merayakan Paskah Easter sementara orang-orang Kristen kerasulan tetap berpegang teguh pada iman yang benar, dan merayakan Paskah Passover.

“Sejak abad kedua masehi telah terjadi banyak perbedaan pendapat mengenai tanggal untuk merayakan perayaan paskah (Paskah Easter) dari penderitaan Tuhan (penyaliban, kematian dan kebangkitan). Praktek paling kuno tampaknya telah merayakan hari keempat belas (tanggal Paskah Passover) kelima belas, dan keenam belas dari bulan lunar terlepas dari hari-hari pada suatu minggu (dalam kalender Julian) di mana tanggal-tanggal ini akan jatuh dari tahun ke tahun. Para uskup Roma berkeinginan, untuk mengagungkan pemeliharaan hari Minggu sebagai sebuah perayaan gereja, dan menetapkan bahwa perayaan tahunan harus selalu diadakan pada hari Jumat, hari Sabtu dan hari Minggu mengikuti hari keempat belas dari bulan lunar. Perdebatan ini berlangsung hampir selama dua abad sampai [Kaisar] Konstantin turut campur atas nama Keuskupan Roma dan menyatakan kelompok lain tidak sah. (Robert L. Odom,Sunday in Roman Paganism,p. 188, penekanan ditambahkan.)

“Titik pertentangan yang muncul nampak sederhana: Paskah Passover lawan Paskah Easter. Namun, perihal yang dipertaruhkan di sini, lebih besar dari itu. Satu-satunya cara untuk menentukan kapan Paskah Passover terjadi adalah dengan menggunakan kalender luni-solar Alkitab…..” (eLaine Vornholt & L. L. Vornholt-Jones,Calendar Fraud, hal. 49)

“Perselisihan ini telah mengguncang gereja-gereja di Asia sejak masa Viktor sebagai uskup Roma, yang telah menganiaya gereja-gereja Asia yang mengikuti apa yang mereka sebut ‘ajaran sesat hari ke-14’ yang mengacu pada hari Paskah Passover, perayaan Paskah Easter di masa kemudian dibuat terpisah dari perhitungan orang-orang Yahudi.” (Grace Amadon, Report of Committee, Part V, Sec. B., hal. 17.)

Inilah makna sebenarnya dari Paskah Easter. Hari Minggu dipelihara sebagai hari ibadah karena Paskah Easter hari Minggu! Karena dikatakan bahwa Kristus bangkit pada hari itu, akibatnya hari Sabtu atau hari sebelum Paskah Easter hari Minggu dianggap sebagai hari Sabat yang sebenarnya.

Orang-orang Yahudi hari ini beribadah pada hari Sabtu, bukan pada Sabat hari Ketujuh yang Alkitabiah. Akan tetapi para sarjana Yahudi mengakui bahwa kalender yang digunakan saat ini untuk beribadah, tidaklah sama seperti yang digunakan pada zaman Alkitab.

“Bulan baru adalah tetap, dan hari Sabat pada awalnya adalah bergantung pada siklus lunar.“ (“Holidays,”Universal Jewish Encyclopedia, hal. 410.)
Orang-orang Yahudi mengacu kepada penganiayaan hebat sebagai dampak dari keputusan konsili Nicea yang mengesampingkan perhitungan waktu Yahudi sebagai alasan mengapa mereka tidak lagi menggunakan kalender Alkitabiah.

“Menyatakan bulanan yang baru melalui pengamatan bulan baru, dan tahun baru dari datangnya musim semi, hanya dapat dilakukan oleh kelompok Sanhendrin. Pada masa pemerintahan Hillel II [Abad ke-empat sesudah masehi], orang Romawi melarang penerapan ini. Hillel II kemudian dipaksa membentuk kalender yang tetap . . . “ (“The Jewish Calendar;Changing the Calendar,” http://www.torah.org.)

Para sarjana Yahudi memahami bahwa Kekristenan telah keluar dari akar Alkitabiah ketika Paskah Easter kafir menggantikan Paskah Passover yang sejati.
“Pada Konsili Nicea benang terakhir yang menghubungkan Kekristenan dengan sumber induknya akhirnya terputus. Perayaan Paskah Easter telah diadakan sampai sekarang dan telah dirayakan hampir sama dengan Paskah Passover Yahudi, dan memang pada hari yang dihitung dan ditetapkan oleh Sanhendrin di Yudea untuk perayaan tersebut; tapi di waktu-waktu kemudian pelaksanaannya telah diatur sendiri bersama-samatanpa menggunakan kalender Yahudi. “(Heinrich Graetz,History of the Jews, Vol. 2, hal. 563.)

“[Kaisar Konstantin menyatakan]: ‘karena sangatlah tidak pantas bahwa pada perayaan yang paling suci ini kita harus mengikuti kebiasaan orang Yahudi. Kedepannya biarlah kita tidak memiliki lagi kesamaan dengan orang-orang yang menjijikkan ini; Juruselamat kita telah menunjukkan kepada kita jalan yang lain. Tentunya akan menjadi mustahil jika orang-orang Yahudi dapat menyombongkan diri karena kita tidak dalam posisi merayakan Paskah Passover tanpa bantuan dari peraturan-peraturan mereka (perhitungan-perhitungan[waktu]). (Heinrich Graetz,History of the Jews,The Jewish Publication Society of America, Vol. II, hal. 563-564, penekanan ditambahkan.)

Kebenarannya adalah Paskah Easter itu sebuah penipuan. Hari ini bukanlah hari di mana Sang Juruselamat bangkit dari kubur, demikian juga hari Sabtu bukanlah Sabat hari ketujuh yang Alkitabiah. Paskah Easter adalah dan selalu akan menjadi sebuah perayaan kafir yang merayakan kesuburan. Hari ini adalah pengganti Paskah Passover YHWH yang diganti pada Konsili Nicea di abad keempat ketika gereja Roma memutuskan untuk mengesampingkan perhitungan waktu Ibrani.

Sekarang, pada generasi terakhir ini, kebenaran harus dipulihkan. Semua orang yang berkeinginan untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kematian Sang Juruselamat akan memperingatinya pada hari kematian-Nya: Paskah Passover. Hari ini hanya dapat dihitung dengan menggunakan kalender dari masa Penciptaan. Setiap perayaan yang lain memberikan penghormatan kepada Setan yang telah mengambil posisi berlawanan dengan Surga.

Paskah Easter atau Paskah Passover

Hari ini, anda dapat memilih hari yang mana yang mewakili kepercayaan anda: Paskah Passover atau Paskah Easter.
Anda dapat memilih pada pemerintahan mana yang akan anda hormati dan sembah: Sang Juruselamat, atau musuh-Nya Setan.
Anda dapat memilih pada hari yang mana, dan diperhitungkan dengan kalender yang mana, anda akan melakukan penyembahan anda.

Keputusannya ada di tangan anda.

Advertisements

Pertemuan Astronomi yang Langka, Super Blue Blood Moon dan Firman Yeshua

Rabu malam, 31 Januari 2018, sebuah fenomena astronomi langka yang disebut “Super Blue Blood Moon” terjadi di sebagian dunia, bersamaan dengan permulaan hari yang penuh berkat dalam kalender Ibrani, yaitu Tu B’Sh’vat (hari ke-15 bulan Sh’vat 5778), Tahun Baru Pepohonan.

Blood moon kali ini adalah awal dari Triad Blood moon yang akan terjadi lagi nanti. Berbeda dengan Blue Moon biasa yang terjadi setiap dua setengah tahun, Super Blue Blood Moon sangat jarang terjadi. Terakhir kali kejadian semacam itu terjadi pada tahun 1866, seperti yang dicatat oleh Pastor Mark Biltz, kepala Menteri El Shaddai dan penulis buku laris tentang subjek berjudul “Blood Moon.”

Blood Moon yang berikutnya adalah pada tanggal 27 Juli 2018, yaitu Tu B’Av atau Av kelima belas pada kalender alkitabiah. Blood Moon terakhir dalam Triad ini adalah 21 Januari 2019 – yang kebetulan terjadi juga di Tu B’Shevat.

Berbeda dengan Blue Moon biasa yang terjadi setiap dua setengah tahun, Super Blue Blood Moon sangat jarang terjadi. Terakhir kali kejadian semacam itu terjadi pada tahun 1866. Banyak Rabbi bahkan orang orang menyatakan bahwa pertanda buruk akan datang. Artinya keguncangan demi keguncangan akan terjadi pada semua orang. Semuanya berawal dari keguncangan di langit (alam Roh) dan kemudian di bumi (sesuatu yang dari Bumi).

Keguncangan di alam Roh pada Super Blue Blood Moon kali ini adalah turunnya Firman yang menyatakan bahwa manusia segambar dengan Pencipta, selevel dengan Pencipta, Bapa Yeshua. Hal ini akan mengguncangkan segala doktrin lama, pikiran-pikiran yang lama, bahkan nubuat-nubuat lama. Akhirnya yang tidak terguncangkan yang akan keluar dari badai roh ini mendapatkan keberanian untuk maju menjadi manusia yang akan mencipta bersama Bapa Yeshua, menjadi pemenang dan menjadi manusia yang diurapi.

HaleluYeshua

Amin

Hanukkah 2017 dan Massiakh

Hari Raya Hanukkah atau Hari Raya Pentahbisan 2017 berlangsung dari malam:

Selasa,
12 Desember 2107

Sampai malam:

Rabu,
20 Desember 2017
Festival Pentahbisan, disebut juga dengan Festival Kenisah (Hanukkah) atau Pentahbisan Bait Tuhan  yang dirayakan di Yerusalem pada tanggal 25 Kislew, selama 8 hari. Perayaan ini dimaksudkan untuk memperingati penyucian kembali Bait Tuhan. Pesta ini dirayakan sebagai peringatan Yudas Makabe yang menyucikan dan membangun kembali Kenisah yang sudah dirusak oleh orang-orang bukan-Yahudi, termasuk orang Yunani dari dinasti Antiokhus.[1] Dalam perayaan ini, umat Yahudi berarakan sambil membawa tongkat berhiaskan daun palem, mempersembahkan kurban, dan bernyanyi dengan iringan alat musik.
Kalau kita membaca Yohanes 10 : 22-39, saat itu Yeshua hadir di perayaan Pentahbisan Bait Tuhan atau Hanukkah. Bila Yeshua hadir dalam penggenapanNya menjadi korban tubuh untuk menyelamatkan Manusia maka di Akhir zaman Yeshua pun datang didalam bait suci PutraNya yang diurapi (Massiakh) untuk menggenapi Putranya sebagai Massiakh yang ditunggu-tunggu manusia. Hal ini dapat kita lihat saat Yeshua ber-Firman, dimana Aku (Massiakh) dan Bapa (Yeshua) adalah satu. Kesatuan Bapa dan Anak untuk melanjutkan misi Bapa pencipta memenangkan ciptaanNya dari Neraka (Gehenom).
Massiakh saat itu telah melewati Proses Penyucian, dimana masa 1335 hari, masa kesukaran besar telah dilewatiNya dengan baik. Saat inilah penggenapan terjadi dimana Massiakh akan naik dan ada di tahta dan siap untuk melakukan penebusan terhadap manusia berdosa di zaman Messianik, Zaman Akhir.
Salah satu tanda alam yang menandakan Penyucian Massiakh dapat kita lihat dari phenomena astronomik yang terjadi di langit dimana meteor gemini muncul yang di kenal dengan nama 3200 Phaethon.
Daniel 12:9-13
(4) Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.”
(5) Kemudian aku, Daniel, melihat, maka tampaklah berdiri dua orang lain, seorang di tepi sungai sebelah sini dan yang lain di tepi sungai yang sebelah sana.
(6) Dan yang seorang bertanya kepada yang berpakaian kain lenan, yang ada di sebelah atas air sungai itu: “Bilakah hal-hal yang ajaib ini akan berakhir?”
(7) Lalu kudengar orang yang berpakaian kain lenan, yang ada di sebelah atas air sungai itu bersumpah demi Dia yang hidup kekal, sambil mengangkat tangan kanan dan tangan kirinya ke langit: “Satu masa dan dua masa dan setengah masa; dan setelah berakhir kuasa perusak bangsa yang kudus itu, maka segala hal ini akan digenapi!”
(8) Adapun aku, memang kudengar hal itu, tetapi tidak memahaminya, lalu kutanya: “Tuanku, apakah akhir segala hal ini?”
(9) Tetapi ia menjawab: “Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.
(10) Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
(11) Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari.
(12) Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari.
(13) Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman.”
 
Yohanes 10:22-39
(22) Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Tuhan di Yerusalem; ketika itu musim dingin.
(23) Dan Yeshua berjalan-jalan di Bait Tuhan, di serambi Salomo.
(24) Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”
(25) Yeshua menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
(26) tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
(27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
(28) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
(29) Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
(30) Aku dan Bapa adalah satu.”
(31) Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yeshua.(32) Kata Yeshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
(33) Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Tuhan dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Tuhan.”
(34) Kata Yeshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah tuhan?
(35) Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut tuhan–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–,
(36) masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Tuhan! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Tuhan?
(37) Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,
(38) tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”
(39) Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.

Pesan dari Rabbi Ben Artzi tentang Identitas Messiah

Rabbi Nir Ben Artzi, seorang pemimpin mistis Israel yang terkenal, membuat sebuah pernyataan yang luar biasa pada hari Minggu yang lalu yang meramalkan bahwa identitas Mesias akan terungkap dalam waktu dekat, bahkan memberikan rincian spesifik tentang bagaimana wahyu tersebut akan terjadi.

“Mesias sedang bekerja sekarang,” kata Rabbi Ben Artzi dalam sebuah khotbah. “Yahudi, berbahagialah! Segera, Mesias akan diwahyukan kepada semua orang! ”

Rabi masuk ke detail, menjelaskan bagaimana ini akan terjadi.

“Yang Kudus, Terpujilah Dia, Dia akan mendatangi para rabi dalam mimpi dengan sebuah visi dan memberi tahu mereka siapa yang telah dipilihnya untuk Mesias Raja,” prediksi Rabbi Ben Artzi. “Sang Pencipta akan menulis kepada mereka persis, siapa Dia yang telah memilih Mesias Raja.”

Wahyu tunggal ini disertai dengan rincian.

“Akan ada kartu kuning dan surat-surat suci yang tertulis di sebuah perkamen seperti gulungan kitab Taurat, di mana mereka akan diberi tahu dalam bahasa Aram yang adalah Mesias Raja,” lanjut rabbi itu. Aram sudah tidak lagi diucapkan, tapi bahasa Talmud (hukum lisan). “Kemudian, mereka tidak punya pilihan dan mereka akan mengenali Mesias Raja.

“Pilihan ada di tanganmu. Entah Anda mengungkapkannya atau Pencipta dunia akan menyebabkan Anda mengalami masalah besar dan tidak akan melepaskannya sampai Anda mengungkapkan ini dan menceritakannya kepada orang-orang Israel ‘, “kata Rabbi Ben Artzi. “Kemudian mereka akan mengikuti petunjuk yang ada dalam mimpi itu dan mengakui siapa Mesias itu.”

Rabi bahkan menggambarkan prasasti yang akan diwahyukan kepada para rabi dalam penglihatan mereka tentang perkamen tersebut.

“Saya, Tuhan, perintahkan Anda untuk mengatakan dan untuk menunjukkan siapa Raja Mesias, orang  yang dipilih oleh Dia.”

Rabi Ben Artzi menjelaskan Tuhan telah memilih waktu yang spesifik untuk mengungkapkan Mesias.

“Sang Pencipta tidak bisa lagi menunggu saat menyaksikan penderitaan orang-orang Yahudi di Israel dan di luar negeri,” kata Rabb Ben Artzi. “Penderitaan mereka sangat sulit karena Israel adalah Orang Terpilih, yang dipilih oleh Yang Kudus, diberkatilah Dia.”

Rabi tidak mengabaikan orang-orang non-Yahudi dari proses ini. Dalam sebuah tanggapan eksklusif terhadap Breaking Israel News, Rabbi Ben Artzi menjelaskan peran orang Kristen pada zaman mesianis.

“Di awal kekristenan, ada perpecahan, dan ada orang-orang Yahudi di antara mereka,” Rabbi menjelaskan. “Tapi beberapa orang Yahudi terus di jalan kekristenan. Oleh karena itu, di antara mereka ada yang memiliki percikan Yudaisme dalam jiwa dan jiwa mereka. Itulah sebabnya mereka memiliki kedekatan dengan Yudaisme dan cinta orang-orang Yahudi yang sedang membangun Mesias. ”

Rabi Ben Artzi mendapat peringatan mengerikan bagi orang-orang Yahudi yang tinggal di luar Israel, mengatakan kepada mereka bahwa karena Mesias akan segera diungkap, sekarang saatnya untuk membuat aliyah (berimigrasi ke Israel).

“Tuhan telah memberikan pilihan bebas kepada manusia sehingga dia dengan rela terhubung dengan Tuhan, dan ke Tanah Israel,” Rabbi Ben Artzi mengatakan kepada Breaking Israeli News. “Jika mereka benar-benar percaya kepada Tuhan, mereka memiliki kehendak bebas mereka sendiri.”

Rabi Ben Artzi menekankan bahwa ketepatan waktu Mesias telah dijelaskan oleh kejadian saat ini untuk membawa orang-orang Yahudi kembali ke Israel.

“Ada tanda-tanda besar yang menunjukkan bahwa inilah saatnya untuk kembali: menumbuhkan anti-Semitisme, pertanda di alam, konflik politik global,” kata pemimpin Kabbalis. Namun, dia menambahkan, “Sepanjang semua ini, tanah Israel dilindungi dengan baik.  Siapa pun yang melihat tanda-tanda itu akan segera memahami Israel”

Baca lebih lanjut di,

https://www.breakingisraelnews.com/97595/mystic-leader-god-soon-reveal-messiahs-identity-dream-message-rabbis-worldwide/#8xH8bfeDdXameexX.99

https://absolutetruth613.blogspot.co.id/

Astronomi, Astrologi, dan Rasi Bintang Ophiuchus

Astronomi dan Astrologi

Astrologi berbeda dengan astronomi, ilmu Astronomi sendiri mempelajari tata letak bintang-bintang dan planet-planet pada sistem tata surya tertentu dan tidak dikaitkan dengan nasib peruntungan manusia.443

Kata “astrologi” berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yakni: “astron” yang artinya bintang dan “logos” yang artinya ilmu; jadi, astrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang posisi bintang-bintang dan benda-benda luar angkasa lainnya, di mana benda-benda tersebut mempunyai keterkaitan dengan nasib peruntungan manusia.

Ramalan-ramalan Astrologi biasanya berupa diagram-diagram dikenal sebagai horoskop, hal tersebut untuk menyatakan keterkaitan posisi bintang-bintang dan planet-planet dengan peruntungan nasib seseorang.

Horoskop mempunyai dua belas simbol yang lazimnya dikenal dengan istilah “zodiak”, dan setiap zodiak ada di bawah pengaruh dari planet tertentu; pada sistem ini terdapat tujuh planet yang berpengaruh bagi zodiak, yakni: Matahari, Bulan, Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus.

 

Rasi Bintang Ophiuchus

Meski telah beberapa tahun berselang dari waktu diketemukannya, ternyata Ophiuchus, rasi bintang ke-13 masih saja asing di telinga kita. Mungkin acap kali terdengar bahwa rasi bintang yang kita kenal ada 12.

Ofiukus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh Ptolemeus. Dari ke-13 zodiak modern, Ofiukus adalah satu-satunya yang tidak termasuk lambang astrologi.

Di Koran-koran, televisi, bahkan beberapa situs dan media-media perzodiakan masih menganggap bahwa rasi bintang ada 12. Itu salah besar. Sangat mengherankan bahwa kekeliruan ini tidak serta merta dibenahi. Hingga kabar pertambahan rasi bintang ini menjadi seakan sirna ditelan waktu.

Selama ini, kita telah mengenal dengan akrab 12 zodiak yang sangat popular, yakni: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpius, Sagittarius, Capricornus, Aquarius, dan Pisces. Padahal jumlah zodiak ini sekarang tengah bertambah, dan bisa jadi Anda dapat berpindah zodiak dari Libra menjadi Virgo, Leo menjadi Cancer, dan sebagainya. Ini dikarenakan rasi bintang ke-13 yakni Ophiuchus.

Dahulu, rasi Ophiuchus tidak memiliki lambang dan terletak diantara Scorpio dan Sagittarius.
Belakangan setelah diketahui keberadaannya akibat pergeseran lintasan tata surya, maka eksistensi dari Ophiuchus pun diketahui dan dilambangkan sebagai gambar pawang ular. Praktis hal ini menggeser bulan-bulan tanggal zodiak.

Simak perubahan zodiak ini :

  1. Capricornus: antara 21 Jan – 16 Feb (26 hari)
  2. Aquarius: antara 16 Feb – 11 Mar (24 hari)
  3. Pisces: antara 11 Mar – 18 Apr (38 hari)
  4. Aries: antara 18 Apr – 13 Mei (25 hari)
  5. Taurus: antara 13 Mei – 22 Jun (40 hari)
  6. Gemini: antara 22 Jun – 21 Jul (29 hari)
  7. Cancer: antara 21 Jul – 10 Ags (20 hari)
  8. Leo: antara 10 Ags – 16 Sep (37 hari)
  9. Virgo: antara 16 Sep – 31 Okt (45 hari)
  10. Libra: antara 31 Okt – 23 Nov (23 hari)
  11. Scorpius: antara 23 Nov – 29 Nov (6 hari)
  12. Ophiuchus: antara 29 Nov – 18 Des (19 hari)
  13. Sagitarius: antara 18 Des – 21 Jan (34 hari)

Zodiak yang lama :

  1. Capricorn, 21 Des – 19 Jan
  2. Aquarius, 20 Jan – 18 Feb
  3. Pisces, 19 Feb – 20 Mar
  4. Aries, 21 Mar – 20 Apr
  5. Taurus, 21 Apr – 20 Mei
  6. Gemini, 21 Mei – 20 Jun
  7. Cancer, 21 Jun – 20 Jul
  8. Leo, 21 Jul – 21 Agt
  9. Virgo, 22 Agt – 22 Sept
  10. Libra, 23 Sept – 22 Okt
  11. Scorpio, 23 Okt – 22 Nov
  12. Sagitarius, 23 Nov – 20 Des

Para peneliti baru-baru ini menemukan rasi bintang baru yang bernama Ophiucus. Kemungkinan susunan zodiakpun berubah. Berdasarkan perhitungan, Ophiucus berada di tanggal 29 Nov – 18 Desember. Zodiak ini mempengaruhi Anda yang lahir antara 18 Desember hingga 21 Januari. Artinya seluruh tanggal dalam 12 sistem zodiak ikut bergeser (lihat Zodiak Bertambah).

Sebenarnya bintang baru ini bukanlah sistem rasi bintang baru yang menjadi dasar perhitungan bintang. Dalam astronomi, dikenal ada 88 rasi bintang yang berada di langit. Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh astronom ternama dunia, Claudius Ptolemaeus (Ptolemy).

Ceritanya bermula saat rasi bintang ditemukan kembali oleh astronom saat mendekati matahari Februari 2006 silam. Menurut BBC, berdasarkan pengamatan astronom dunia, rasi bintang Ophiuchus sudah mendekati matahari dan memunculkan supernova spektakuler.

Astronom dari Harvard University, Jeno Sokoloski, menyatakan di masa dalam abad terakhir, ada beberapa ledakan supernova yang mengindikasikan adanya pergeseran rasi. “Dimulai secara lambat dan hanya sekejap dalam dua hari, dan hal itu mengindikasikan kepada kami bahwa terjadi ledakan massif. Bahkan sebenarnya, hampir kolaps,” kata Sokoloski menjelaskan akibat ledakan itu.

Jurnal ilmiah dunia, Nature, juga melaporkan bintang-bintang di rasi ini sangat terang dan tampak jelas di kosmos. Sebegitu terangnya hingga Ophiuchus bisa dilihat dari bumi tanpa peralatan teleskop sekalipun. Adalah astronom Denmark, Tycho Brahe, pada tahun 1572 yang pertama kali melihat kemunculan rasi itu.

Rasi yang baru menampakkan dirinya lagi ini, sebelumnya tidak dikenali dan hanya disebut sebagai New Star. Namun, astronomi modern membuktikan, rasi yang dilihat oleh Brahe sama dengan rasi bintang yang dilihat astronom Februari 2006 lalu.

Rasi bintang Ophiuchus pertama kali muncul di abad kedua. Ptolemy mendaftarkan sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang. Diperkirakan rasi ini akan muncul kembali dalam jangka waktu 1.700 tahun lagi.

Alasan Ophiuchus tidak dimasukkan dalam astrologi barat selama ratusan tahun karena hanya ada 12 rasi bintang yang selama ini mengikuti perputaran benda-benda langit dalam sistem tatasurya seperti bulan, planet, dan matahari. Karena baru, para astrolog belum menemukan karakteristik serta peruntungan orang-orang yang lahir di zodiak Ophiuchus.

Zodiak sendiri berarti Lingkaran Hewan karena diambil dari bahasa Yunani Zoodiacos Cyclos yang artinya Lingkaran Hewan.Namun, sebenarnya, dari 12 zodiak ada lima yang tidak dilambangkan dengan binatang, yakni Aquarius (Pembawa Air), Gemini (si Kembar), Virgo (Gadis), dan Libra (Timbangan), dan Sagitarius (Pemanah). Zodiak adalah semua rasi bintang yang berada di sepanjang lingkaran ekliptika. Oleh karena semua planet, matahari, dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik, otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak.

Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tatasurya di dalam zodiak. Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. Misalnya, orang yang lahir awal Desember akan berzodiak Sagitarius karena pada tanggal tersebut matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius.

Kedudukan matahari dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat dua macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral.

Sebagian besar astrolog barat menggunakan zodiak tropikal yang juga populer di kalangan anak muda di Indonesia.

Gerhana Bulan Sebagian dan Bulan Purnama 7/8 August 2017

Gerhana bulan sebagian pada 2017 ini terjadi tanggal 7 Agustus 2017. Sedang untuk tanggal 8 Agustus gerhana bulan sebagian masih akan terjadi bersamaan dengan  bulan purnama.

Tanggal 8 Agustus 2017 pukul 01:11 WIB nanti, Bulan mencapai purnama sekaligus akan memasuki fase puncak gerhana bulan sebagian.

Pada paruh kedua musim gerhana tahun 2017, gerhana bulan sudah dimulai sejak tanggal 7 Agustus pukul 22:50 WIB.

Artinya, Bulan yang seharusnya bersinar terang memantulkan cahaya Matahari akan tampak lebih redup dan ada bagian yang gelap dan tidak tampak oleh pengamat.

Untuk Gerhana Bulan Sebagian 2017 ini, bagian selatan Bulan akan melintasi bagian utara umbra Bumi dari barat ke timur.

Sekitar 20% permukaan Bulan bagian selatan akan menghilang dalam bayang-bayang Bumi sedangkan 80% bagian lainnya akan tampak meredup karena berada di dalam penumbra Bumi.

Area yang berada di penumbra Bumi memang masih bisa menerima sebagian cahaya Matahari sedangkan sebagian cahaya lainnya terhalang Bumi.

 

Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan terjadi sebagai akibat pergerakan Matahari – Bumi – Bulan.
Selama pergerakannya mengelilingi Bumi dan bersama Bumi mengelilingi Matahari, ada kalanya Bumi berada di antara Bulan dan Matahari.

Atau lebih tepatnya, saat Bulan mencapai fase purnama dan berada di sisi berlawanan dengan Matahari maka posisi Matahari – Bumi – Bulan sejajar.

Akibatnya, cahaya Matahari terhalang oleh Bumi dan tidak mencapai Bulan.

Meskipun demikian, kemiringan 5º dari orbit Bulan menyebabkan tidak setiap Bulan Purnama terjadi Gerhana Bulan.

Ketika terjadi gerhana, Bulan akan memasuki bayangan Bumi yang kalau diamati memiliki dua komponen kerucut.

Bayangan pada kerucut terluar adalah area bayangan penumbra di mana Bumi menghalangi sebagian cahaya Matahari untuk mencapai Bulan.

Sedangkan kerucut yang ada di dalam kerucut penumbra atau yang disebut umbra merupakan area dimana Bumi menghalangi seluruh cahaya Matahari untuk mencapai Bulan.

Saat gerhana bulan sebagian, tidak seluruh permukaan Bulan masuk dalam umbra Bumi.

Hanya sebagian saja yang berada di dalam bayang-bayang inti Bumi, sedangkan sebagian lainnya berada dalam kerucut penumbra.

Karena itu, bulan purnama akan jadi lebih redup dan sebagian lagi tidak tampak atau jadi lebih gelap.

Pengamatan Gerhana Bulan Sebagian 7-8 Agustus 2017
Gerhana Bulan Sebagian 7-8 Agustus 2017 akan berlangsung selama 5 jam 53 detik. Dari keseluruhan gerhana, 20% permukaan Bulan akan berada dalam bayang-bayang Bumi selama 1 jam 55 menit 14 detik.

Pengamat yang berada di Eropa, Afrika, Asia, dan Australia akan dapat mengamati Gerhana Bulan terakhir tahun 2017 ini.

Di Indonesia, seluruh wilayah Indonesia bisa mengamati seluruh proses Gerhana Bulan Sebagian.
Untuk sebagian wilayah Papua, kontak terakhir saat Bulan meninggalkan penumbra tidak dapat diamati karena Bulan sudah terbenam dan Matahari sudah terbit.

https://www.timeanddate.com/eclipse/lunar/2017-august-7

44 Hari Menuju Kerajaan Anak dan Kunci Hamasiakh

Tanggal 7/8 Agustus 2017 kita tahu terjadi Gerhana Bulan Partial/ Sebagian dan Bulan Purnama di bulan Agustus 2017.

Kalau kita hitung dari tanggal 7/8 Agustus 2017 sampai Yom Teruah 21 September 2017.. terdapat 44 hari di dalam rentangnya.. sedangkan angka 4 itu sendiri dari huruf Ibrani  adalah Daleth.

 

Daleth adalah Pintu.

Fungsi pintu adalah membuka dan menutup. Bila pintu di buka maupun ditutup harus ada yang melakukannya. Pintu di buka dengan Kunci, pintu yang tertutup dan terkunci harus dibuka oleh orang yang mempunyai kunci. Dia adalah orang yang di urapi,  yang diberi kuasa oleh Pencipta untuk memegang kunci, yaitu Hamasiakh. Hamasiakh diberikan wewenang untuk membuka bahkan menutup semua pintu. Pintu berkat, pintu kemuliaan, pintu harta, pintu penghakiman, pintu Hades, dll.

 

Kunci dalam huruf Ibrani mempunyai angka:

Strong’s Number H4668

Dibaca dalam bahasa Ibrani/Hebrew מַפְתֵּחַ ( maphteach)

Kata Kunci itu sendiri muncul 3 kali dalam Firman.

1. Hakim-Hakim 3:25

Lalu mereka menunggu-nunggu sampai menjadi bingung, tetapi raja tidak membuka pintu kamar atas itu. Kemudian mereka mengambil kunci, membuka pintu, maka tampaklah tuan mereka mati tergeletak di lantai.

Jdg 3:25 And they tarried till they were ashamed: and behold, he opened not the doors of the parlour; therefore they took a key, H4668 and opened them: and, behold, their lord
was fallen down dead on the earth.

2. 1 Tawarikh 9:27

Mereka bermalam di sekitar rumah Tuhan, itu sebab mereka bertanggung jawab atas penjagaan dan harus membuka pintu setiap pagi.

1Ch 9:27 And they lodged round about the house of God, because the charge wa upon them, and the opening H4668 there of every morning pertained to them.

3. Yesaya 22:22

Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Isa 22:22 And the key H4668 of the house of David will I lay upon his shoulder; so he shall open, and none shall shut; and he shall shut, and none shall open.

 

Dari waktu yang 44 hari ini menuju Yom Teruah dan Tanda Langit atas kelahiran Kerajaan Anak..akan diawali dengan di bukanya dan ditutupnya pintu-pintu.. pintu berkat, pintu penghakiman, pintu maut, dll..dimana kunci hanya di buka oleh Putera Yeshua pada manusia.

Artinya hanya Hamasiakh/Putera yang akan membuka pintu atas manusia yang mempunyai tanda Yeshua di dahi DAN menutup pintu-pintu atas manusia yang mempunyai tanda 666 di dahi. Dapat kita lihat di Yesaya 22:22 dimana Bapa Yeshua memberikan kunci keluarga Daud (kunci RAJA) ke atas bahu Putra Yeshua/HaMasiakh. Artinya hanya Putera yang diberi kuasa RAJA oleh Bapa Yeshua untuk membuka atau mengunci, apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

 

Perjanjian atas “hari ini” akan dimulai seiring dengan 1 Tawarikh 9:27..

Ibrani 4:7
Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu “hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!”

Pelayanan nama Pencipta yang Benar Yeshua akan di mulai pada setiap Bait Elohim atau pada setiap jiwa-jiwa manusia per hari ini setiap pagi bagi yang tunduk taat dan sepakat dengan Bapa Yeshua.. Dimana Yeshua akan akan berbicara setiap pagi kepada setiap manusia yang memakai materai Yeshua per hari ini.

Pintu Keselamatan terbuka atas mereka yang mau memakai nama Yeshua di dahi mereka. BUKAN DENGAN NAMA LAIN DENGAN ALASAN APAPUN. Oleh karena itu seperti kata Ibrani 4:7 .. jangan mengeraskan hati..

Juga kita akan melihat jiwa-jiwa yang mati yang terkurung oleh tanda 666 akan di hakimi dengan terbukanya pintu penghakiman..Hakim-Hakim 3:25..Hal ini tidak lagi terjadi di alam roh tetapi akan terjadi secara fisik. Diawali penghakiman bagi raja-raja dunia, yaitu pembesar-pembesar, artis, ahli politik, ahli hukum, bupati, dll… yaitu semua manusia yang mempunyai level raja.. sampai ke rakyat jelata… Pintu Penghakiman pada semua orang yang mengeraskan hati.

 

Puji Yeshua..

 

Amien..!!

Bapa Yeshua

..DAHULU 2000 TAHUN LALU BAPA PENCIPTA YESHUA DATANG KEDUNIA SEBAGAI ANAK MANUSIA… 

    SETELAH.. KEMATIAN, KEBANGKITANNYA DAN NAIK KE SURGA.. APAKAH YESHUA MASIH ANAK MANUSIA..? TENTU TIDAK.. Yoh 16:10 MENJELASKAN BAHWA YESHUA KEMBALI KE POSISI AWAL NYA SEBAGAI BAPA PENCIPTA…

    AYAT 3 DARI MATIUS 24 ITU.. YESHUA DITANYA OLEH PARA TALMIDIM ( MURID ) NYA.. APAKAH TANDA KEDATANGAN MU DAN TANDA KESUDAHAN DUNIA..?

    YESHUA MENJAWAB.. PADA AYAT 27, SEBAB SEPERTI KILAT MEMANCAR DARI SEBELAH TIMUR DAN MELONTARKAN CAHAYANYA SAMPAI KE BARAT, DEMIKIAN PULA, KELAK KEDATANGAN ANAK MANUSIA

    DI DALAM BACAAN ITU TIDAK ADA SATU KALIMAT ATAU PERNYATAAN BAHWA YESHUA AKAN DATANG KEDUA KALI NYA…, BAHKAN DALAM Ibrani 9:26,28 YESHUA HANYA SATU KALI SAJA MENYATAKAN DIRINYA, PADA ZAMAN AKHIR UNTUK MENGHAPUSKAN DOSA OLEH KORBANNYA. DAN ITU MENGGENAPI ± 360 NUBUATAN PARA NABI TERDAHULU TENTANG TUHAN PENCIPTA YANG ESA DAN SATU ITU, MENJADI MANUSIA..(YESHUA)

    NAAH KEMUDIAN, YESHUA SAAT INI SUDAH BUKAN ANAK MANUSIA LAGI…, KARENA YESHUA SDH KEMBALI KE POSISI NYA SEMULA SEBAGAI BAPA PENCIPTA…

    Pertanyaannya..: 

    Kalau begitu~SIAPAKAH ~ “ANAK MANUSIA” YANG YESHUA MAKSUD…?

    Menunggu Kerajaan Anak selama 33 Hari

    Gerhana Matahari

    Musim gerhana 2017 akan dimulai dengan Gerhana Bulan Penumbra dan Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada tanggal 11 dan 26 Februari 2017. Tahun ini, musim gerhana hanya diisi oleh 4 gerhana yang terdiri dari 2 gerhana Matahari dan 2 gerhana Bulan. Musim kedua gerhana di tahun 2017 akan terjadi bulan Agustus 2017 pada tanggal 7 dan 21 Agustus 2017. Pada tanggal 7 Agustus 2017, masyarakat Indonesia berkesempatan menikmati gerhana bulan sebagian dan pada tanggal 21 Agustus 2017 giliran masyarakat Amerika Serikat yang bisa menikmati gerhana Matahari total.

    21 Agustus 2017 — Gerhana Matahari Total

    Tahun 2017, Gerhana Matahari Total terjadi pada tanggal 21 Agustus 2017. Hanya saja, bukan melewati Indonesia. Gerhana Matahari Total 2017 akan melintasi seluruh wilayah Amerika Serikat dan sebagian wilayah Amerika Selatan. Jalur totalitas gerhana akan melintas dari Pasifik Utara, Amerika Serikat dan Atlantik Selatan. Perlu dicatat, bahwa gerhana matahari total lainnya akan melintasi Amerika Serikat pada sudut yang berlawanan tujuh tahun kemudian pada tahun 2024.

     

    Angka 33

    Angka 33 terhubung ke janji-janji Tuhan.

    Angka 33 dalam peristiwa  Nuh digunakan dalam Alkitab adalah ketika Tuhan membuat janji khusus atau perjanjian dengan Dia. Perjanjian Abadi untuk tidak menghancurkan seluruh dunia lagi dengan banjir dan memateraikan  janji-Nya dengan tanda pelangi (Kejadian 9:12-16).

    Angka 33 dalam peristiwa  Abraham digunakan dalam Alkitab adalah ketika Ishak, anak perjanjian, lahir baginya ketika ia berusia sembilan puluh sembilan tahun (Kejadian 21:1-2).

    Angka 33 berasal dari 3 kali 11 yang dapat mewakili penghakiman Elohim.

    Yehezkiel 33: (ILT) yang berisi tentang peringatan akan penghakiman:

    1. Dan firman YHWH datang kepadaku, yang mengatakan,
    2. “Hai anak manusia, berbicaralah kepada anak-anak lelaki dari bangsamu dan engkau harus mengatakan kepada mereka: Ketika Aku mendatangkan pedang atas suatu negeri, dan rakyat negeri itu mengambil seseorang dari perbatasan mereka, dan menempatkan dia sebagai penjaga bagi mereka;
    3. dan ketika dia melihat pedang itu datang ke atas negeri itu, lalu ia meniup sangkakala dan mengingatkan bangsa itu,
    4. dan siapa yang telah mendengar bunyi sangkakala itu, tetapi tidak mau diingatkan, maka datanglah pedang itu dan menghabisinya, darahnya akan ada atas kepalanya.
    5. Dia mendengarkan bunyi sangkakala itu tetapi tidak mau diperingatkan, darahnya ada atas dirinya sendiri. Namun dia yang menerima peringatan, dia akan menyelamatkan nyawanya.
    6. Namun jika penjaga itu melihat pedang itu datang, dan dia tidak meniup sangkakala, dan umat itu tidak diingatkan, dan pedang itu datang mengambil nyawa salah seorang dari mereka, dia mati di dalam kesalahannya. Namun Aku akan menuntut darahnya dari tangan penjaga itu.

     

    Angka 33 merupakan angka yang signifikan, karena Yeshua Ha Mashiach mati disalibkan pada usia ke-33.

    Nama Elohim, disebutkan sebanyak 33 kali dalam peristiwa  Penciptaan  dalam kitab Kejadian

    Angka Tiga puluh tiga adalah juga setara numerik dari kata AMIN.

    http://www.biblestudy.org/bibleref/meaning-of-numbers-in-bible/33-and-34.html

    Gerhana matahari tanggal  21 Agustus 2017 kali ini mempunyai jarak 33 hari sampai ke tanggal 23 September 2017.

    Gerhana kali ini dari tanggal 21 Agustus 2017 kali ini terjadi persis 33 hari sebelum tanggal 23 September 2017, dimana terjadi tanda besar di langit sama dengan kitab Wahyu 12. Dimulai di negara bagian ke-33 (Oregon), dan berakhir di Carolina Selatan pada lintang paralel ke-33. Perlu dicatat, bahwa gerhana matahari seperti ini belum pernah terjadi dalam kurun waktu 99 tahun. Ini akan menjadi kelipatan 3 x 33 tahun.

     

    Penantian Masuk ke Kerajaan Anak

    Dari beberapa arti angka 33 berdasarkan Firman Yeshua, kita mendapatkan kata-kata: janji khusus, anak perjanjian, Yeshua Ha Mashiach mati disalibkan, penghakiman Elohim, peristiwa  Penciptaan, dan AMIN. Dalam peristiwa Penciptaan, masa ini adalah peristiwa masa akhir yang di nyatakan dalam kata-kata Amin. Dimana ada janji khusus yang diberikan kepada Anak Perjanjian yang di firmankan oleh Yeshua HaMasiakh yang mati disalib diumur 33 tahun dua ribu tahun lebih yang lalu. Setelah peristiwa kelahiran terjadi setelah 33 hari dari peristiwa Gerhana Matahari akan terjadi penghakiman Elohim pada jiwa-jiwa yang menolak Yeshua sebagai Pencipta Langit dan Bumi yang satu.

    Wahyu 12:4-5

    4) Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. (5) Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

    Seperti juga dengan wanita yang akan bersalin, beban wanita hamil di bulan ke delapan dan ke sembilan cukup berat. Artinya jarak yang 33 hari ini menjadi sangat penting dalam kelahiran Kerajaan Anak. Baik si wanita hamil maupun janin dalam kondisi yang sama-sama berat. Seperti dalam Wahyu 12:4 dimana si Naga menyeret 1/3 bintang-bintang yaitu iblis dan antek-anteknya untuk menyerang wanita hamil tersebut. Yang saat itu juga wanita harus memberikan nutrisi terbaik bagi janin, wanita hamil tersebut mendapatkan tekanan dari naga dan antek-anteknya berupa intimidasi secara fisik dan roh. Hal ini bisa dilihat dari situasi dunia yang sangat mencemaskan, melelahkan, sambil menunggu kelahiran Ha Masiakh. Terjadi banyak perang, kelaparan, teror, kemiskinan, penganiayaan, dll. Bahkan Dunia pun tidak mengetahui bagaimana bentuk rupa anak yang dikandungnya yaitu Hamasiakh. Dan bagi sang ANAK yaitu HAMASIAKH, kondisinya sudah sangat lelah dalam penantian untuk mendapatkan kemulianNya sebagai Anak Yeshua.

    Keduanya dalam posisi menunggu, dan menjadi seperti yang di Firmankan Bapa Yeshua dalam Wahyu 12. Akankah anda menjadi Ibu (Wanita) atau menjadi Janin (Anak). Aku memilih menjadi Janin yang akan lahir menjadi ANAK dan di bawa dipeliharakan Bapa Yeshua dari naga merah dan antek-anteknya dan mendapat perlindungan di Tahta Putra dengan Kemulian Putra (Anak) di atas kepalaku.

    Halelu Yeshua

    Amin…

    Wahyu 12:1-2 (ILT)

    1.Dan terlihatlah suatu tanda besar (Yunani: semeion mega) di langit, seorang wanita dengan berselubungkan matahari dan bulan di bawah kakinya dan mahkota dua belas bintang pada kepalanya. 2. Dan ketika mengandung dalam rahimnya, dia berteriak karena menderita sakit bersalin dan karena tersiksa pada saat melahirkan. 3. Dan terlihatlah suatu tanda (Yunani: semeion) lain di langit, dan lihatlah, seekor naga merah besar yang mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 4. Dan ekornya menyeret sepertiga bintang-bintang di langit dan dia melemparkan mereka ke bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan wanita yang akan segera melahirkan itu, supaya bilamana dia telah melahirkan anaknya, naga itu dapat menelannya. 5. Dan dia melahirkan seorang anak laki-laki yang akan segera menggembalakan segala bangsa dengan tongkat besi. Dan anak wanita itu dibawa kepada Elohim dan takhta-Nya.

     

    Bandung, 27- 07- 2017