44 Hari Menuju Kerajaan Anak dan Kunci Hamasiakh

Tanggal 7/8 Agustus 2017 kita tahu terjadi Gerhana Bulan Partial/ Sebagian dan Bulan Purnama di bulan Agustus 2017.

Kalau kita hitung dari tanggal 7/8 Agustus 2017 sampai Yom Teruah 21 September 2017.. terdapat 44 hari di dalam rentangnya.. sedangkan angka 4 itu sendiri dari huruf Ibrani  adalah Daleth.

 

Daleth adalah Pintu.

Fungsi pintu adalah membuka dan menutup. Bila pintu di buka maupun ditutup harus ada yang melakukannya. Pintu di buka dengan Kunci, pintu yang tertutup dan terkunci harus dibuka oleh orang yang mempunyai kunci. Dia adalah orang yang di urapi,  yang diberi kuasa oleh Pencipta untuk memegang kunci, yaitu Hamasiakh. Hamasiakh diberikan wewenang untuk membuka bahkan menutup semua pintu. Pintu berkat, pintu kemuliaan, pintu harta, pintu penghakiman, pintu Hades, dll.

 

Kunci dalam huruf Ibrani mempunyai angka:

Strong’s Number H4668

Dibaca dalam bahasa Ibrani/Hebrew מַפְתֵּחַ ( maphteach)

Kata Kunci itu sendiri muncul 3 kali dalam Firman.

1. Hakim-Hakim 3:25

Lalu mereka menunggu-nunggu sampai menjadi bingung, tetapi raja tidak membuka pintu kamar atas itu. Kemudian mereka mengambil kunci, membuka pintu, maka tampaklah tuan mereka mati tergeletak di lantai.

Jdg 3:25 And they tarried till they were ashamed: and behold, he opened not the doors of the parlour; therefore they took a key, H4668 and opened them: and, behold, their lord
was fallen down dead on the earth.

2. 1 Tawarikh 9:27

Mereka bermalam di sekitar rumah Tuhan, itu sebab mereka bertanggung jawab atas penjagaan dan harus membuka pintu setiap pagi.

1Ch 9:27 And they lodged round about the house of God, because the charge wa upon them, and the opening H4668 there of every morning pertained to them.

3. Yesaya 22:22

Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Isa 22:22 And the key H4668 of the house of David will I lay upon his shoulder; so he shall open, and none shall shut; and he shall shut, and none shall open.

 

Dari waktu yang 44 hari ini menuju Yom Teruah dan Tanda Langit atas kelahiran Kerajaan Anak..akan diawali dengan di bukanya dan ditutupnya pintu-pintu.. pintu berkat, pintu penghakiman, pintu maut, dll..dimana kunci hanya di buka oleh Putera Yeshua pada manusia.

Artinya hanya Hamasiakh/Putera yang akan membuka pintu atas manusia yang mempunyai tanda Yeshua di dahi DAN menutup pintu-pintu atas manusia yang mempunyai tanda 666 di dahi. Dapat kita lihat di Yesaya 22:22 dimana Bapa Yeshua memberikan kunci keluarga Daud (kunci RAJA) ke atas bahu Putra Yeshua/HaMasiakh. Artinya hanya Putera yang diberi kuasa RAJA oleh Bapa Yeshua untuk membuka atau mengunci, apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

 

Perjanjian atas “hari ini” akan dimulai seiring dengan 1 Tawarikh 9:27..

Ibrani 4:7
Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu “hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!”

Pelayanan nama Pencipta yang Benar Yeshua akan di mulai pada setiap Bait Elohim atau pada setiap jiwa-jiwa manusia per hari ini setiap pagi bagi yang tunduk taat dan sepakat dengan Bapa Yeshua.. Dimana Yeshua akan akan berbicara setiap pagi kepada setiap manusia yang memakai materai Yeshua per hari ini.

Pintu Keselamatan terbuka atas mereka yang mau memakai nama Yeshua di dahi mereka. BUKAN DENGAN NAMA LAIN DENGAN ALASAN APAPUN. Oleh karena itu seperti kata Ibrani 4:7 .. jangan mengeraskan hati..

Juga kita akan melihat jiwa-jiwa yang mati yang terkurung oleh tanda 666 akan di hakimi dengan terbukanya pintu penghakiman..Hakim-Hakim 3:25..Hal ini tidak lagi terjadi di alam roh tetapi akan terjadi secara fisik. Diawali penghakiman bagi raja-raja dunia, yaitu pembesar-pembesar, artis, ahli politik, ahli hukum, bupati, dll… yaitu semua manusia yang mempunyai level raja.. sampai ke rakyat jelata… Pintu Penghakiman pada semua orang yang mengeraskan hati.

 

Puji Yeshua..

 

Amien..!!

Bagaimana Hubungan antara Tabernakel dengan Bintang berdasarkan Perhitungan Alkitab

Kel 25:9 (ILT)

Seperti segala hal yang telah Kuperlihatkan kepadamu mengenai pola tabernakel dan pola segala perkakasnya, maka demikianlah kamu harus membuatnya.”

Sesudah melakukan analisis mendetail tentang deskripsi Tabernakel (Kemah Suci) dalam Alkitab, seorang insinyur telah menemukan korelasi mengejutkan antara bangunan di bumi ini dengan orbit planet-planet di tata surya. Kesamaan yang luar biasa ini mencerminkan kepercayaan kuno bahwa kemah di padang pasir ini adalah titik pusat yang menghubungkan surga dan bumi, yang dibangun dengan menggunakan kekuatan ciptaan itu sendiri.

Michael dari Irlandia (yang minta nama aslinya tidak dipublikasikan), yang sudah pensiun dari karirnya di bidang telekomunikasi, telah menulis beberapa buku penyelidikannya tentang Alkitab dengan memakai perspektif uniknya. Latar belakangnya di bidang teknik membuat Michael berbicara dalam bahasa angka-angka, dan bagian-bagian dari Alkitab yang menjelaskan tentang dimensi-dimensi bangunan Kemah Suci adalah, bagi Michael, sebuah buku terbuka. Pendekatan uniknya memungkinkan Michael untuk melihat Kemah Suci tidak hanya sebagai sebuah bangunan yang berdiri, namun juga dalam istilah luasan areal permukaan.

“Ini seperti manual dari IKEA,” kata Michael. “Kebanyakan orang mencoba membayangkan Tabernakel (Kemah Suci) sebagai sebuah bangunan berdiri. Ini dimaksudkan untuk digabungkan, supaya Anda juga bisa melihatnya dibentangkan rata.”

Bila dilihat dengan cara ini, Michael mulai melihat hubungan-hubungan yang luar biasa, dimensi-dimensi Kemah Suci yang menyamai fenomena astronomis benda-benda angkasa yang bisa disaksikan oleh orang-orang Yahudi di padang gurun. Dalam pewahyuan matematis ini, Michael dihadapkan pada sebuah misteri: kenapa matahari, bulan dan bintang-bintang menjadi faktor di dalam dimensi-dimensi tabernakel?

Tabernakel

Salah satu jawaban untuk pertanyaan ini diberikan dalam Bamidbar Rabbah (12:12), kumpulan interpretasi homiletik rabbi kuno tentang kitab Bilangan, di mana tertulis bahwa ketika Israel mendirikan tabernakel, Elohim memerintahkan kepada para malaikat untuk mendirikan versi yang sesuai di langit.

Gambaran samar-samar pertama muncul kepada Michael saat dia membaca dalam Alkitab bahwa orang-orang Ibrani menyumbangkan 29 talenta dan 730 shekel emas.

“Saya segera menyadari bahwa talenta tersebut berhubungan dengan satu bulan lunar, atau 29 hari. Dan 730 berhubungan dengan dua tahun matahari, atau 730 hari,” kata Michael. Pada titik itu, dia mulai memperhatikan sebuah pola namun tidak yakin akan pentingnya hal tersebut. Dia kemudian mencatat bahwa uang perak yang dikumpulkan untuk membangun Kemah Suci adalah 100 talenta dan 1.775 shekel. Dia menyadari bahwa 1.775 itu setara dengan lima tahun lunar hingga sampai tiga hari.

“Saya tidak akan mengenali lima tahun lunar itu, kecuali bahwa saya telah melihatnya sebelumnya di Kitab Henokh dalam deskripsi tentang peristiwa-peristiwa astronomi,” kata Michael.

Kitab Henokh 74:

  1. Dan bulan menjadikan seluruh tahun-tahun menjadi tepat, sehingga kedudukan mereka tidak mendahului atau terlambat satu hari pun, tapi dia mengubah tahun-tahun dengan keadilan yang tepat dalam tiga ratus enam puluh empat hari.
  2. Tiga tahun memiliki seribu sembilan puluh dua hari; dan lima tahun, seribu delapan ratus dua puluh hari; sehingga akan ada dalam delapan tahun dua ribu sembilan ratus dua belas hari.
  3. Hanya untuk bulan saja, selama tiga tahun memiliki seribu enam puluh dua hari, dan selama lima tahun dia tertinggal lima puluh hari, yaitu terhadap jumlah ini ditambahkan enam puluh dua hari.
  4. Dan dengan demikian dalam lima tahun akan ada seribu tujuh ratus tujuh puluh hari, sehingga hari-hari bulan selama delapan tahun akan menjadi dua ribu delapan ratus tiga puluh dua hari.

 

Kitab apokrif (artinya: tersembunyi) Henokh adalah sebuah tulisan religius Yahudi kuno, yang secara tradisi dianggap berasal dari Henokh, kakek buyut Nuh. Meskipun para ahli alkitab modern menganggap bagian yang lebih tua berasal dari sekitar tahun 300 SM, Kitab Henokh diterima secara luas di kalangan gereja Kristen mula-mula, dan bahkan dikutip secara langsung maupun tidak langsung baik oleh Tuhan Yeshua, Rasul Petrus, maupun Rasul Yudas di dalam Alkitab,. Kitab Henokh tidak dimasukkan dalam kanon Alkitab, kecuali oleh Gereja Kristen Orthodox Ethiopia dan Erithraea.

Sebelum mempresentasikan temuan selanjutnya, Michael mencatat bahwa sebenarnya ada dua pendapat mengenai dimensi Kemah Suci. Sebagian besar ilmuwan menganut dimensi berdasarkan deskripsi oleh Flavius Josephus, seorang ilmuwan Yahudi dan sejarawan abad pertama. Studi Michael didasarkan pada dimensi yang lebih kecil yang dijelaskan oleh Richard Elliot Friedman, Profesor Studi Yahudi di Universitas Georgia.

Michael kemudian melakukan beberapa perhitungan area permukaan bangunan tabernakel lengkap dan menemukan bahwa itu setara dengan 2.300 hasta. Hal ini mengingatkan nubuat misterius dalam Kitab Daniel.

Dan 8:14 (ILT)

Dan dia berkata kepadaku, “Selama dua ribu tiga ratus petang dan pagi, barulah tempat kudus itu akan dipulihkan kembali.”

Michael kemudian menghitung luas permukaan bagian Kemah Suci yang hanya berisi Ruang Maha Kudus. Dia menambahkan luas permukaan perabot-perabot yang ada di dalamnya dan menghasilkan jumlah total 364 hasta. Kitab Henokh juga menggambarkan kalender 364 hari.

Michael menghitung luas permukaan lima belas penutup atap Kemah Suci, mencapai angka 225 hasta persegi, setara dengan orbit Venus mengelilingi matahari.

Dia kemudian menghitung area permukaan internal tenda Tabernakel dikurangi tirai masuk dan selubung yang memisahkan, karena mereka itu ditarik waktu Imam Besar Harun memasuki Tabernakel setiap pagi. Areal permukaan yang tersisa di tenda Tabernakel dan perabotannya berukuran 686,5 hasta persegi, setara dengan orbit Mars.

Ketika tabir kemah Tabernakel dilepaskan, areal permukaan yang tersisa dari kain bangunan Tabernakel ditambahkan hingga berjumlah 4340, tujuh hari lebih lama dari orbit Yupiter.

Dengan menggunakan metode ini, Michael juga menemukan areal permukaan kedua sisi material Tabernakel ketika didekonstruksi untuk tujuan perjalanan, ditambah luas permukaan perabot-perabot, mencapai jumlah total 10.761,5 hasta persegi, setara dengan satu kali orbit Saturnus dengan hanya dua hari tumpang tindih

Dia juga mencatat bahwa luas permukaan keseluruhan peralatan di dalam Ruang Maha Kudus ditambah penutup dada yang dikenakan Imam Besar adalah 87,75 hasta persegi, yang setara dengan orbit planet Merkurius yakni 87,97 hari.

Rabbi Yosef Berger, rabbi Makam Raja Daud di Gunung Zion, menanggapi temuan Michael dengan menunjukkan bahwa Rabbi Shlomo Yitzchaki, sarjana Torah terkemuka abad ke-11 dari Perancis yang dikenal dengan nama Rashi, mengajarkan bahwa Elohim memberikan sepuluh ucapan yang digunakan untuk menciptakan dunia kepada Betsalel supaya dia bisa membangun Kemah Suci.

Kel 31:2,3 (ILT) “Lihatlah, Aku telah memanggil nama Bezaleel anak Uri anak Hur, dari suku Yehuda. Dan Aku telah memenuhi dia dengan Roh Elohim, dengan hikmat, dan dengan pengertian, dan dengan pengetahuan dan dengan segala keterampilan,

“Segala ciptaan tersirat di dalam bangunan itu sendiri,” kata Rabbi Berger. “Bangunan dan perabot-perabotnya tidak dibangun seperti bangunan-bangunan lainnya. Itu dibuat dengan suatu proses yang sama dengan penciptaan dunia. Kabbalah (mistisisme Yahudi) mengajarkan kepada kita bahwa Elohim menciptakan dunia ini dengan perkataan, dan segala realitas pada dasarnya adalah kombinasi-kombinasi dari kata-kata, huruf-huruf, dan angka-angka, dan secara khusus ini berlaku untuk Kemah Suci.”

“Sebagai titik penghubung antara dunia atas dan dunia bawah, ini pasti menjadi bagian dari Tabernakel dan Bait Suci,” kata Rabbi Berger menyimpulkan. “Hubungan ini, menghubungkan firman penciptaan yang membentuk dunia materi ini, adalah apa yang akan memberikan sang Messias kemampuan untuk mengangkat dunia ini ke tingkatan yang lebih tinggi.”

Note: Midrash (Bamidbar Rabbah 15:7) membandingkan tujuh pelita Menorah dengan tujuh planet di tata surya, yang menerangi langit malam. Menurut Clement Alexandria dan Philo Yudea, tujuh pelita menorah itu melambangkan tujuh planet klasik: Bulan, Merkurius, Venus, Matahari, Mars, Yupiter, dan Saturnus.

Tulisan ini berasal dari penulis Adam Eliyahu Berkowitz.

Yang paling Krusial, Tahap Terakhir Sebelum Mesias

“Dan kamu akan menjadi kepada-Ku kerajaan imam, dan bangsa yang kudus.”         Keluaran 19: 6 (The Israel Bible ™)

Rabbi Alon Anava, seorang pembicara yang inspirasional, memberikan pelajaran minggu lalu di Safed (Tzfat) pada ulang tahun tanggal 23 kematian Rabbi Menachem Mendel Schneerson. Dalam khotbahnya, Rabbi Anava mengungkapkan tahap terakhir yang paling penting sebelum kedatangan Mesias adalah: bagi orang Yahudi untuk mengajar Tujuh Hukum Nuh kepada bangsa-bangsa.

Salah satu pemimpin terbesar Yahudi dari abad ke-20 dan pemimpin spiritual dari Chabad Lubavitch cabang Yudaisme Hasid, Rabbi Schneerson, yang adalah pemimpin Taurat yang mencapai lebih dari target untuk membawa Moshiach (Mesias). Selama hidupnya, Rabbi Schneerson mengirim utusan ke seluruh dunia untuk mendidik dan menginspirasi orang untuk datang dekat dengan Tuhan.

Membawa turun ajaran nya, Rabbi Anava menyatakan bahwa Rabbi Schneerson percaya langkah akhir  sebelum Moshiach adalah bergantung pada satu hal: Orang-orang Yahudi mengajarkan Taurat kepada Orang-orang yang bukan Yahudi.

“Kami tahu apa yang kita perlu sebagai orang-orang Yahudi untuk membawa penebusan, dan sebenarnya, kita sudah Mencapai kuota yang diinginkan,” Rabbi Anava menjelaskan. “[Rabbi Schneerson] mengatakan,” Kami semua siap. Semua yang diperlukan adalah untuk memoles tombol. ‘ “

“Tahukah kau apa yang hilang?” Rabbi Anava berkata secara retorikal  “Negara-negara di dunia.”  Sekarang, yang kita perlukan adalah beberapa miliar orang dari bangsa-bangsa untuk menjadi bagian dari penebusan. “

Rabbi Anava mengutip sumber alkitab yang mewajibkan orang-orang Yahudi untuk mengajarkan kepada orang-orang non-Yahudi.
Tuhan berfirman:

‘Hal ini Terlalu sedikit engkau akan menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub, dan untuk mengembalikan keturunan Israel; Juga saya akan memberikan kepadamu cahaya untuk bangsa-bangsa, bahwa keselamatan yang dari pada-Ku sampai akhir bumi “(Yesaya 49: 6).

Rabi Schneerson dikenal jutaan orang yang berkiblat padanya sebagai pencerah, dia menjadi ketua gerakan Chabad pada tahun 1950 ketika ayah mertuanya meninggal. Pada awal 1980-an, ia mulai mendesak para pengikutnya untuk menyebarkan pengajaran tentang hukum Tujuh Nuh kepada orang-orang non-Yahudi.

“Di sinilah kebanyakan orang, yang sebagian besar pemimpin generasi kita gagal,” penjelasan Rabbi Anava. “Orang-orang Yahudi telah mencapai kapasitas kita. Sekarang, kita memiliki tanggung jawab membawa kesadaran kepada dunia, dan kami gagal dalam besaran-waktu.”

Gerakan Chabad benar-benar pengecualian untuk pernyataan Rabbi Anava ini. Hari ini, lebih dari 3.500 Lembaga Chabad Lubavitch ada di lebih dari 85 negara di enam benua. Selain memberikan pelayanan dan pendidikan kepada orang-orang Yahudi, Lembaga ini aktif dalam menjangkau orang-orang yang bukan Yahudi.

Rabbi mencatat ada tradisi Yahudi di mana orang-orang Yahudi di Gunung Sinai menerima Taurat tanpa syarat, mengamati perintah-perintah dengan pemahaman bahwa mereka akan belajar dan memahami mereka lebih lengkap di kemudian hari. Hal ini dimaksud dalam teologi Yahudi naaseh v’nishmah (akan kita lakukan dan kita akan dengarkan).

Dan semua orang menjawab bersama-sama, dan mengatakan:

‘Semua yang Hashem  firmankan kita akan lakukan’ Keluaran 19: 8

Rabbi Anava jelaskan bahwa menurut tradisi Yahudi, penerimaan ini pada tujuh perintah-perintah yang paling dikenal dari Hukum Tujuh Nuh. Ketika Israel menerima ini di Sinai, semua bangsa lain hadir juga.

“Itu terjadi ketika kita berada di barisan depan karena kami mendapat informasi dalam rangka untuk memberikan lebih,” rabbi berkata dengan agak bercanda.
Rabbi Anava menjelaskan bahwa Taurat diberikan kepada orang Yahudi tetapi, menurut tradisi Yahudi, itu sebenarnya tidak secara eksklusif milik siapa pun.

Talmud menjelaskan Bahwa Tuhan memberikan Taurat di gurun karena gurun didisain oleh hukum Taurat sebagai hefker Makom (tempat tanpa pemilik). Taurat tidak diberikan di Tanah Israel untuk itu berarti semata-mata untuk orang Yahudi di Tanah Israel. Rabbi menjelaskan bahwa bagi orang Yahudi untuk mengatakan Taurat adalah ‘milikku’, bertentangan antara konsep sepenuhnya, dengan penggunaan Taurat.
“Hal ini seperti seorang anak meraih mainan yang bukan milik dia,” Rabbi Anava menjelaskan.

Dia mencatat bahwa sejarah hubungan antara Yahudi dan Kristen membuat tujuan ini sulit. “Ketika orang mengatakan ‘Kami selalu dianiaya dan dibunuh’, saya bisa mengerti,” kata Rabbi Anava. “Ada jutaan orang Yahudi yang bahkan tidak tahu bagaimana mengatakan Shema (doa menyatakan keEsaan Tuhan). Ini adalah tanggung jawab kita untuk menginspirasi mereka. Tapi kami memiliki kewajiban yang lebih besar untuk pergi keluar dan menginspirasi dunia untuk mengikuti tujuh hukum Nuh. “

Rabbi Anava sering memberikan kuliah tentang pengalaman mendekati kematiannya sendiri dan bagaimana itu mempengaruhinya kembali ke Taurat. Dalam kuliahnya pekan lalu, yang ditanyakan oleh orang non-Yahudi mengenai pengalaman dekat kematian. Si penanya bertanya apakah rabbi jika, Ketika ia berada di surga, apakah mereka mengatakan kepadanya ia harus mengikuti  Yudaisme secara khusus.
“Di surga, mereka tidak menyebutkan kata Yudaisme,” kata Rabbi Anava. “Mereka berbicara hanya dari Taurat dan Taurat dipunyai oleh semua orang.”

Rabbi mencatat bahwa kewajiban mengajarkan Taurat memerlukan pengetahuan tentang keYahudian untuk mendekati setiap orang  dan bertanya, ’Apakah anda Yahudi?’. Jika jawabannya adalah’ya’, mereka harus membantunya dengan perintah-perintah yang khusus untuk orang-orang Yahudi. Tetapi jika jawabannya ‘Tidak’, rabbi mencatat bahwa tahap tambahan diperlukan. “Pertanyaannya  ‘Apakah Anda manusia?’’ Rabbi Anava mengatakan. “Jika mereka manusia, Anda harus mengajarkan mereka tentang hukum Nuh.

https://www.breakingisraelnews.com/90741/the-most-crucial-last-stage-before-messiah/#c08GPYhvAscA6sMz.97

Petir Sebagai Tanda Mesias

 

Job 37:3,4

Ia melepaskan ke seluruh kolong langit, dan juga kilat petir-Nya ke ujung-ujung bumi. Kemudian suara-Nya menderu, Ia mengguntur dengan suara-Nya yang megah; ia tidak menahan kilat petir, bila suaraNya kedengaran.

Suasana petir sering dinyatakan dalam alkitab, Alkitab katakan secara jelas di mazmur bahwa kilat petir, menyatakan kebenaran dalam akhir zaman.

Psalms 97:4

Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.

 

Rabbi Yosef Berger menyatakan bahwa pesan dari adanya petir diberikan kepada semua orang, tidak hanya pada orang Yahudi saja. Orang yang melakukan segala sesuatu melawan Yeshua, dengan adanya tanda petir akan berarti hukuman.

Seperti petir yang sangat kuat di Gunung Sinai tidak berarti mencelakanmu. Di akhir zaman kilat mempunyai tujuan tertentu, kata sang Rabbi. Untuk orang-orang yang mengenal Elohim Abraham, hal ini seperti alarm, membangunkan mereka. Menyatakan mereka supaya bersiap-siap akan apa yang terjadi.

www.breakingisraelnews.us7.list-manage2.com

Salah satu kejadian adalah besarnya petir di England beberapa hari yang lalu. Dimana 120.000 petir menyambar dalam 12 jam. Hal ini menandakan sesuatu akan terjadi. Dimungkinkan sebagai isyarat bahwa British adalah target dari kebangunan sebelum Messianik.

Peristiwa ini juga mengingatkan kami ketika melakukan pelayanan nama Yeshua atau kejadian yang berkaitan dengan nama Yeshua. Petir sering terjadi disaat mereka tidak menghargai kami, menolak kami, atau melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab baik di dalam fisik maupun roh.

Peristiwa-peristiwa tersebut membuat kami semakin bulat dan percaya bahwa YESHUA adalah Bapa Kami yang benar yang adalah Elohim dari segala tuhan yaitu Pencipta yang satu.

HaleluYeshua

Messiah Ben David and Messiah Ben Joseph 

“And He said unto me: ‘Son of man can these bones live?’ And I answered: ‘O Lord G-D Thou knowest.’” Ezekiel 37:3 (The Israel Bible™)

Israel Independence Day comes directly after Memorial Day, in a logical arrangement that one rabbi says reflects the two-stage process of Messiah embodied in the State of Israel.

Rabbi Shimon Apisdorf, a prominent Jewish educator and bestselling author, believes it is not a coincidence that Memorial Day directly precedes Independence Day .

According to Jewish tradition, there are two stages in the Messiah:

Moshiach ben Yosef (Messiah from the House of Joseph) and Moshiach ben David (Messiah from the House of David). Moshiach ben Yosef is a natural, physical process building up the practical aspects of Israel.

Rabbi Apisdorf explained that these two stages are reflected in the Vision of the Dry Bones described in chapter 37 of Ezekiel. The beginning of the vision describes scattered bones.

So I prophesied as I was commanded; and as I prophesied there was a noise and behold a commotion and the bones came together bone to its bone.

Ezekiel 37:7

“This part of the vision is a process of bringing the bones together, binding them in the flesh,” explained Rabbi Apisdorf. “This describes Messiah from the House of Joseph. The first vision represents the Jews in exile, when we were like individual bones with no sense of being part of a whole. For the Jewish people, exile is a boneyard.”

Bringing the bones together, the rabbi explained, is the ingathering of the people and the necessary practical arrangements that needed to be made. In the years leading up to 1948 and for many years after, this effort was spearheaded by secular Zionists, who farmed the land and fought in the IDF.

“This is the first stage, the secular Zionists, who, like Joseph in Egypt, provided a physical home for the Jews: food, shelter,and protection,” Rabbi Apsidorf explained. “The Jews who died in this process, of reconstituting the dry bones, physically building up and defending the country, were the embodiment of Moshiach ben Yosef.”

The rabbi then explained that the second vision described in Ezekiel is of a spirit entering the now-reconstituted bodies.

So I prophesied as He commanded me and the breath came into them and they lived and stood up upon their feet an exceeding great host.

Ezekiel 37:10

This, the rabbi explained, is a spiritual, internal process.

“The second stage is when the spirit, that has always been there, becomes apparent in all its glory,” Rabbi Apisdorf said. “This process, Moshiach ben David, emphasizes the spiritual. Without the first stage, the spiritual stage will not happen.”

According to tradition, Moshiach ben David is a spiritual process culminating in the Third Temple and the Davidic Dynasty. This, the rabbi said, is contained within Independence Day. The sages teach that the redemption from the third exile, which many believe we are now experiencing, will, unlike the previous two redemptions, never end.

“Moshiach ben Yosef is the seed that contains everything that follows,” said Rabbi Apisdorf. “It’s all there. This was what was happening in the first years of Israel. By looking back on Memorial Day, at Moshiach ben Yosef, at those who fell building up the country, we can see our future geula (redemption), our Moshiach ben David that will be true independence, must inevitably be.”

https://www.breakingisraelnews.com/87469/rabbi-memorial-day-independence-day-transition-model-two-stage-messiah-process/#aSrxmIJe1Dfrlm5z.97

 

Rabbi Shimon Apisdorf, a prominent Jewish educator and bestselling author, explained that the stages represent a process, not individuals.

“There will certainly be a King of Israel from the House of David, but that person is the final conclusion of the process and period of time called Moshiach Ben David,” he said.

Rabbi Apisdorf identifies the modern period of Moshiach Ben Yosef with Rabbi Avraham Isaac Kook, the first Ashkenazi chief rabbi of Israel and possibly the single most renowned and respected Zionistic rabbi to ever live in the state. In 1904, when Rabbi Kook eulogized Theodore Herzl, the founder of modern Zionism, he referred to Herzl, a secular Jew, as the “beginnings of the Moshaich Ben Yosef”, and referred to the State of Israel as embodying Moshiach Ben Yosef, noting the similarities between the modern state and the Biblical character of Joseph.

“Joseph was the provider sent by God to save many from starvation, who sustained Jacob and his sons materially when they came to Egypt looking for grain, so in future generations, the descendants of Joseph would develop the material side of Jewish national existence,” Rabbi Kook wrote in his eulogy.

“Joseph was swallowed up by the nations, and was fluent in seventy languages. This last point symbolizes the connection between Israel and all the nations of the world we see today.”

Rabbi Shimon Apisdorf assigned a specific beginning point to Moshiach Ben Yosef by noting a remarkable coincidence. He explained that the day that Rabbi Kook arrived in Israel, the 28th day of the Hebrew month of Iyar (May 13th 1904), became Jerusalem Day, the day Jerusalem was unified, precisely 63 years later. Jerusalem and the Third Temple are essential to the second stage of the Messiah: Moshiach Ben David.

“It seems clear to me that the period of Moshiach Ben David began on the day Rabbi Kook stepped onto the soil of the Holy Land,” Rabbi Apisdorf said.

Rabbi Apisdorf believes that Peres’ death signaled the transition point when the period of Moshiach Ben Yosef ended and the period of Moshiach Ben David took prominence. The rabbi expressed this historical process in spiritual terms.

“I sense that the period of Moshiach Ben Yosef ended with the burial of Shimon Peres, the last of the founding fathers of the state that embodied that process [of creating the state],” Rabbi Apisdorf said. “This is an unmistakable historic shift, and, remarkably, it was as if the whole world acknowledged this by running to Jerusalem to be present for that Messianic shift.

“If this is true, then beginning this past Shabbat, and then as the New Year began, the transition period ended, and we are now solely in the period of Moshiach Ben David,” explained Rabbi Apisdorf

//www.breakingisraelnews.com/76668/death-israels-last-founding-father-usher-messianic-era-joseph/#YXEd4Z1

Woman Clothed with the Sun

On September 23, 2017 there will be a once in a lifetime sign in the heavens with an alignment of the planets to Virgo the virgin and Leo the lion which has never occurred since around 3 bc during the birth of the Yeshua Ha Masiakh !

On September 23, 2017 the sun will be covering Virgo the virgin and the moon will be at her feet, both will be aligned with Mercury, Venus and Mars in the 9 star constellation Leo the Lion, which sits on her head creating a crown of 12 stars, Jupiter a sign of the king will then appear from her hips as if it was born from her. This is a sign of Trouble as travail coming to the church and the world in the year 2017!

Three days after this alignment on 9/23/17, Virgo is “clothed with the sun,” the moon is now under her feet, and above her head are 3 planets—Mercury, Mars, and Venus, which are in alignment with the star Regulus in Leo. The 9 stars of Leo and the 3 aligning planets make the crown of 12 stars. Thus this alignment meets the criteria of the Rev. 12 sign and is similar to the 3 BC alignment, but as mentioned above the meaning of the alignments at this date points to The Son of Man Coming. Interestingly enough this alignment occurs the day after Rosh Hashanah on the day of Shabbat Shuvah—the Sabbath of Return. Thus I believe the Revelation 12 celestial alignment on this day is another piece of prophetic data pointing to a possible 2017 The coming of Masiakh (Yeshua Son).

So there we have it, the sign of Revelation 12 in the sky above Jerusalem on special days, of which in their alignments and their meanings point to the Coming of Yeshua Son; the first pointing to the birth of the King of Kings- Father Yeshua – and the Second pointing to the bright and morning star –Yeshua Son– becoming the King over the earth, which I also believe is alluded to in Revelation 22.

HaleluYeshua..

                      ==========

Pada 20 November 2016, planet Yupiter memasuki “ rahim” konstelasi Perawan Virgo, di mana ia tetap berada di dalamnya selama tepat 42 minggu, yakni lamanya periode persis masa kehamilan bayi manusia. Kehamilan 42 minggu ini menarik, jika dihubungkan dengan 42 generasi dari Abraham sampai Messias (Matius 1:17) dan 42 bulan yang membentuk paruh pertama dan paruh kedua Masa Kesusahan ( Wahyu 11:2, Wahyu 13:5, Daniel 7:25).

Supaya Yupiter tetap berada di dalam rahim Virgo selama persis 42 minggu, ia melakukan apa yang dinamakan “ gerakan maju mundur” (retrograde) di dalam rahim konstelasi ini. Planet ini nampak melakukan gerakan melingkar di dalam rahim selama waktu ini sebelum keluar dari “ saluran kelahiran” Virgo pada tanggal 9 September 2017.

Tanda Wahyu 12 digenapi dalam ayat 5 sesudah Anak laki-laki ini dilahirkan, dan demikian juga dua minggu sesudah Yupiter keluar dari rahim Virgo, ia bergerak turun melalui “saluran kelahiran” dan tanda besar ini lengkap terbentuk di langit. Bisa dikatakan bahwa perempuan ini mengalami sakit bersalin selama dua minggu sementara bayi itu bergerak keluar dari rahim dan melewati saluran kelahiran. Perlu diingat, masa “ Tribulasi” atau “Kesusahan Besar” (Yunani: thlipsis megale) juga memiliki arti “sakit bersalin“.

Matius 24:30 (ILT) Dan pada waktu itu tanda (Yunani: semeion) Anak Manusia akan tampak di langit, dan kemudian semua suku-suku di bumi akan meratap …

Wahyu 12:1 menyebutkan bahwa “perempuan berselubungkan matahari” ini merupakan “ tanda besar” (Yunani: semeion mega), dan bukan hanya sekedar “tanda“. Satu-satunya kesempatan terjadinya kesejajaran benda-benda langit seperti digambarkan dalam Wahyu 12:1-2 di masa depan adalah pada tanggal 23 September 2017. Pencarian 150 tahun sebelum dan 150 tahun sesudah 23 September 2017, tidak menemukan lagi kesejajaran yang seperti ini. (Kesempatan serupa terjadi pada saat kelahiran Messias Yeshua pada tanggal 11 September 3 SM). Dan peristiwa ini bertepatan dengan Hari Raya Peniupan Sangkakala (Yom Teru’ah) di Israel, yang juga dikenal sebagai Rosh Hashanah, tahun baru Yahudi. Bulan baru akan muncul di langit malam pada tanggal 23 September 2017.

Galatia 4:19.

Galatia 4:19 (ILT3) Anak-anakku, demi kamu aku menderita sakit bersalin lagi sampai rupa Messias dibentuk di dalam kamu

                       Amien…

Orang-Orang Bijaksana

Orang-orang bijaksana dalam Daniel 11:33 adalah orang-orang yang diurapi atau Ha Masiakh atau Messias. Pada masa Double Yobel ini yaitu tahun 5776 dan 5777, Ha Masiakh  sebenarnya sudah hadir. Kita banyak membaca di banyak web dan tulisan bahkan nubuatan-nubuatan kalau mereka sudah hadir. Salah satunya di nubuatkan oleh Rabi-Rabi Yahudi.. Orang-orang bijaksana ini masih menunggu waktu untuk muncul di publik secara terang terangan … Saat ini mereka masih berada di akhir dari Zaman Akhir.. belum tiba waktunya, yaitu Zaman Mesianik.. belum sampai..

Lalu apa yang terjadi dengan orang-orang bijaksana ini….

Seperti dalam Daniel 11:33 .. Saat ini Hamasiakh mengajar banyak orang tentang siapa pencipta langit dan bumi yang ESA yang mempunyai Nama.. yaitu YESHUA.. Juga banyak membuka pintu kebenaran terhadap kebingungan dari manusia atas kesalahan doktrin yang telah terlalu lama berkarat di bumi ini yang dibuat iblis.

Akibat dari pelayanan Nama ini mereka tersandung oleh pedang dan api. Pedang dan api adalah penghakiman yang harus mereka lakukan terhadap manusia yang tidak mau mengakui atau menerima atau bahkan menghina nama Yeshua sebagai Tuhan Pencipta Langit dan Bumi yang Satu. Akibatnya mereka diasingkan dari gereja-gereja dan  hak-hak  mereka sebagai manusia dirampas oleh orang-orang tersebut.. sampai waktu nya tiba.. yaitu Zaman Mesianik… 2 Edras 16:72

Saat orang-orang bijaksana ini tersandung oleh pedang dan api terjadilah juga penyaringan pembersihan pemurnian atas mereka sendiri …Daniel 11:35.. Sehingga mereka murni 1000karat pada saatnya mereka masuk Zaman Mesianik untuk memimpin dunia ini.

 

Matius 24:9-14 (ILT)

9. Kemudian mereka akan menyerahkan kamu ke dalam kesukaran (Yunani: thlipsis; tribulasi, tekanan, penganiayaan, kesukaran, kesusahan), dan mereka akan membunuh kamu dan kamu akan dibenci oleh semua bangsa karena Nama-Ku,

10. dan pada waktu itu banyak orang akan tersandung dan mereka akan mengkhianati seorang terhadap yang lain dan akan membenci seorang terhadap yang lain.

12. Dan siapa yang bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.

13. Dan Injil kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, dan kemudian akan datang kesudahannya (Akhir).”

Matius 10:21-22 (ILT)

21. Adapun saudara akan menyerahkan saudaranya kepada kematian, dan ayah, anaknya; dan anak-anak akan bangkit melawan para orang tua dan akan membunuh mereka.

22. Dan kamu akan dibenci oleh semua orang karena Nama-Ku; tetapi yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan.

Daniel 11:33,35 (ILT)

33. Dan orang-orang yang bijaksana di antara umat itu akan mengajar banyak orang. Namun mereka akan tersandung oleh pedang dan nyala api, oleh pengasingan dan perampasan, beberapa waktu lamanya.

35. Dan sebagian dari orang-orang yang bijaksana itu akan tersandung, untuk menyaring, membersihkan dan memurnikan mereka sampai pada akhir zaman. Sebab akhir zaman itu masih belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

2Esdras 16:70-76

70. Karena di banyak tempat-tempat dan di kota-kota yang berdekatan akan ada kerusuhan besar terhadap mereka yang takut akan YHWH.

71. Mereka akan seperti orang-orang gila, tidak mengasihani siapa pun, tapi menjarah dan menghancurkan mereka yang senantiasa takut akan YHWH.

72. Karena mereka akan menghancurkan dan menjarah barang-barang mereka, dan mengusir mereka keluar dari rumah-rumah mereka.

73. Maka kualitas pengujian orang-orang pilihan-Ku akan menjadi nyata, seperti emas yang diuji oleh api.

74. “Dengarlah, orang-orang pilihan-Ku,” firman YHWH. “Lihatlah, hari-hari kesengsaraan sudah dekat, dan Aku akan membebaskan engkau dari padanya.

75. Jangan takut atau bimbang, karena Elohim adalah penuntunmu.

76. Engkau yang memelihara perintah-perintah dan peraturan-peraturan-Ku,” firman YHWH Elohim, “jangan biarkan dosa-dosamu menarik engkau jatuh, atau kejahatan-kejahatanmu menang atasmu.”

Kitab Henokh 50:1-2

  1. Dan pada hari-hari itu akan ada perubahan bagi orang kudus dan yang dipilih, dan terang hari-hari akan berdiam atas mereka, dan kemuliaan dan kehormatan akan beralih kepada orang kudus.
  2. Dan pada hari kesusahan, murka akan terkumpul di atas orang-orang berdosa, tetapi orang benar akan berkemenangan di dalam nama TUHAN segala Roh; dan Dia akan menunjukkannya kepada yang lain, supaya mereka bertobat, dan menghentikan perbuatan tangan mereka.

“Nibiru 20 Shvat (16 Feb) 5777 in bible code Glazerson” di YouTube

 

Kita lihat apa yang terjadi di tanggal 20 Shvat atau 16 februari 2017..  di tahun ibrani 5777..

Akan kah bintang yang berasal dari Jacob.. Star of heaven.. Nibiru akan membuat bencana di New York secara fisik atau dalam bentuk lain.. atau mungkin secara roh..

Saya percaya dengan bible code.. walaupun secara fisik sering tidak seperti yang kita bayangkan.

Karena apa  yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia….

Tetapi yang pasti adalah penebusan (teshuwah=Repentance) anak anak Tuhan hanya ada di dalam nama Yeshua.. bukan dengan nama yang lain.. Amien

Akankah Trump Menang?

Akankah Trump Menang ? dan apa yang akan terjadi di masa depan….

Bible Codes Predict Trump Win [WATCH]

Kode Alkitab Memprediksi Trump Win

Oleh Dr Rivkah Lambert Adler November 1, 2016, 12:30

 “Dan saya pasti akan menyembunyikan wajah saya di hari itu untuk semua kejahatan yang dibuat mereka, bahwa mereka berbalik kepada allah-allah lain.” Ulangan 31:18 (The Israel Bible ™)

Dalam dua set terpisah dari Bible Code , diterbitkan tiga bulan terpisah, ahli Bible Codes internasional Rabbi Matityahu Glazerson menemukan bukti bahwa Donald J. Trump akan memenangkan pemilihan presiden AS mendatang. Terlebih lagi, kemenangan Trump diprediksi tampaknya dihubungkan ke dukungannya untuk Israel.

Tabel pertama diterbitkan pada 6 Juli 2016. Dalam tabel ini, yang berasal dari Kitab Ulangan, Rabbi Glazerson menunjuk kata Donald, dieja dalam huruf Ibrani, di samping kata ‘nasi’, yang merupakan bahasa Ibrani untuk presiden. Dia juga menemukan singkatan untuk Artzot haBrit, yang merupakan cara Amerika Serikat disebut dalam bahasa Ibrani.

Tanggal tersebut juga ditemukan dalam tabel ini. Secara khusus, Rabbi Glazerson menunjukkan kode untuk 8 Cheshvan 5777. Ini adalah tanggal di kalender Ibrani yang sesuai sampai 9 November, 2016 – dimana awal  Trump akan menjadi Presiden terpilih Amerika Serikat, jika dia menang pemilu.

Video dibuka dengan Rabbi Glazerson mengutip kitab Yesaya.

Beginilah firman Hashem untuk-Nya yang diurapi, untuk Cyrus, yang tangan kanannya saya harus pegang, supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya, dan melucuti raja-raja; untuk membuka pintu di depannya, dan supaya pintu gerbang tidak tinggal tertutup. Yesaya 45: 1

Dalam bahasa Ibrani, kata Moshiach (messiah) berarti diurapi. Karena Raja Persia Cyrus membantu orang-orang Yahudi kembali ke Israel dan membangun kembali Bait Tuhan, ia disebut dalam ayat ini sebagai yang diurapi Tuhan. Menurut Rabbi Glazerson, “Siapa saja yang membantu Israel, untuk membangun diri, untuk menetap benar di tanah mereka,” disebut sebagai semacam Moshiach.

Kemudian dalam video, Rabbi Glazerson menunjukkan di mana kata “Moshiach” muncul dua kali. Dia menunjukkan bahwa ada hubungan antara keberhasilan Trump dan kedatangan akhirnya Moshiach. “Terpilihnya Donald Trump sangat tergantung pada tingkat spiritual Israel, Yahudi. Barulah kita akan memiliki Moshiach. “

Video kedua, yang dirilis pada akhir Oktober, mengulangi banyak kode yang sama yang ditemukan dalam video Juli. Namun, kode ini ditemukan dalam Kitab Bilangan. Set pertama kode yang ditemukan dalam Kitab Ulangan.

Rabbi Glazerson membuka video dengan apa yang dia sebut “pertemuan terbaik” dari Donald Trump, dieja dalam bahasa Ibrani, dan Bocher, yang berarti memilih atau dipilih. Dalam tabel ini juga, ia menemukan kode untuk nasi (presiden), Artzot haBrit (Amerika Serikat) dan 7 Cheshvan 5777, yang sesuai dengan Selasa, 8 November, 2016, yang merupakan hari pemilihan di AS. Semua kode ini muncul sangat dekat satu sama lain di meja.

Di bagian lain, ia menemukan ohev Yisrael yang berarti orang yang mengasihi Israel. Ada juga kode untuk teshuva (pertobatan), Moshiach dan Hashem Elokecha (Tuhan Yang Satu), yang mengatakan Rabbi Glazerson adalah “pesan untuk orang-orang Yahudi.”

Dia melanjutkan dengan menunjukkan bahwa pesan dalam tabel kedua “Semoga menjadi indikasi bahwa pemilihan keluar untuk Donald Trump tergantung pada Israel kembali kepada Tuhan, bertobat, dan [mereka] akan membutuhkan seseorang untuk membantu mereka mendapatkan tanah secara penuh, seperti yang dijanjikan Tuhan mereka. “

Rabbi Glazerson, temuan ini bertentangan dengan temuan D. Chen, yang menyatakan bahwa Bible Code memprediksi kemenangan bagi Clinton. Temuan Chen awalnya diterbitkan oleh ultra-Ortodoks outlet berita Kikar Hashabbat.

Dalam kisah Berita Israel Berita diterbitkan tentang penelitian Chen, Chen mengklaim bahwa “terpasang varietas nama [Trump] dalam bahasa Ibrani ke dalam programnya, tetapi program tidak menghasilkan apa-apa.”

RAPTURE or NO RAPTURE

Sering kita membaca di web, buku-buku, artikel-artikel..bahwa sebentar lagi akan RAPTURE..bahkan mereka menyebutkan bulan bahkan tahun terjadinya rapture….

Sebenarnya…Rapture itu apa?

Arti Raptute dari free dictionarie..
rapture (ˈræptʃə)

n

1. the state of mind resulting from feelings of high emotion; joyous ecstasy

2. (often plural ) an expression of ecstatic joy

3. the act of transporting a person from one sphere of existence to another, esp from earth to heaven

vb

(tr) archaic or literary to entrance; enrapture

[C17: from Medieval Latin raptūra, from Latin raptus rapt 1]

rap•ture (ˈræp tʃər)

n., v. -tured, -tur•ing. n.

1. ecstatic joy or delight.

2. Often, raptures. an utterance or expression of ecstatic delight.

3. the feeling, esp. in religious ecstasy, of being transported to another place or sphere of existence.

 

Dapat saya artikan bahwa rapture adalah suatu perasaan gembira berada di suatu tempat..

Pertanyaannya..

Tempat yang menggembirakan ini yang dimaksud seperti apa? Pada tubuhkah? Jiwakah? Rohkah?…

Kita sendiri mengetahui dalam kitab bahwa Firman itu sendiri adalah roh..

Artinya RAPTURE firman pastinya akan terjadi secara roh…

Seperti apa rapture secara roh?

Kalau kita membaca kitab-kitab pasti banyak kata-kata tentang HAMBA.. Juga ANAK.. Tentunya posisi hamba berbeda dengan posisi anak. Hamba selalu di suruh-suruh sedangkan anak biasanya memerintah hamba melakukan sesuatu..

ANAK kenal benar nama Bapa nya.. sedetail-detailnya.. Sedangkan HAMBA tidak pernah tahu nama tuannya dengan benar dan tepat.. biasanya hanya menyebut gelarnya saja..

ANAK mewarisi semua harta bapanya.. tetapi HAMBA hanya di bayar berdasarkan pekerjaannya..Itulah beberapa perbedaan antara Anak dengan Hamba..

Kita pasti sering mendengar seorang Tuan mengangkat hambanya menjadi ANAK NYA..

Nah perubahan posisi dari seorang HAMBA menjadi seorang ANAK .. itu adalah RAPTURE.. secara roh..

Dari seorang hamba yang mengenal pencipta sebagai Tuhan yang satu (ELOAH) yang memakai singkatan YHWH …menjadi seorang anak yang memanggil BAPA YESHUA sebagai Bapa Pencipta Langit dan Bumi.. itulah RAPTURE …

Artinya….

Kita tidak lagi memanggil ELOAH

Kita tidak lagi memanggil YHWH

Tetapi kita memanggil  Pencipta Langit dan Bumi… YESHUA.. ..

Setelah kita memanggil dengan Nama Pencipta yang Benar.. YESHUA.. kita akan otomatis menjadi ANAK dan berada di kerajaan Yeshua sebagai anak..sebagai pewaris segala harta rohani dan jasmani Bapa kita..Bapa Yeshua… Semua orang yang melewati perubahan ini mengalami rasa damai yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.. berada di tempat bersama Pencipta.. Itulah Rapture sebenarnya..

Pertanyaan nya…sudahkah anda rapture?

Anda ANAK atau HAMBA?

HaleluYeshua

Rapture sudah dan sedang terjadi saat ini…

Amien..