Petir Sebagai Tanda Mesias

 

Job 37:3,4

Ia melepaskan ke seluruh kolong langit, dan juga kilat petir-Nya ke ujung-ujung bumi. Kemudian suara-Nya menderu, Ia mengguntur dengan suara-Nya yang megah; ia tidak menahan kilat petir, bila suaraNya kedengaran.

Suasana petir sering dinyatakan dalam alkitab, Alkitab katakan secara jelas di mazmur bahwa kilat petir, menyatakan kebenaran dalam akhir zaman.

Psalms 97:4

Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.

 

Rabbi Yosef Berger menyatakan bahwa pesan dari adanya petir diberikan kepada semua orang, tidak hanya pada orang Yahudi saja. Orang yang melakukan segala sesuatu melawan Yeshua, dengan adanya tanda petir akan berarti hukuman.

Seperti petir yang sangat kuat di Gunung Sinai tidak berarti mencelakanmu. Di akhir zaman kilat mempunyai tujuan tertentu, kata sang Rabbi. Untuk orang-orang yang mengenal Elohim Abraham, hal ini seperti alarm, membangunkan mereka. Menyatakan mereka supaya bersiap-siap akan apa yang terjadi.

www.breakingisraelnews.us7.list-manage2.com

Salah satu kejadian adalah besarnya petir di England beberapa hari yang lalu. Dimana 120.000 petir menyambar dalam 12 jam. Hal ini menandakan sesuatu akan terjadi. Dimungkinkan sebagai isyarat bahwa British adalah target dari kebangunan sebelum Messianik.

Peristiwa ini juga mengingatkan kami ketika melakukan pelayanan nama Yeshua atau kejadian yang berkaitan dengan nama Yeshua. Petir sering terjadi disaat mereka tidak menghargai kami, menolak kami, atau melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab baik di dalam fisik maupun roh.

Peristiwa-peristiwa tersebut membuat kami semakin bulat dan percaya bahwa YESHUA adalah Bapa Kami yang benar yang adalah Elohim dari segala tuhan yaitu Pencipta yang satu.

HaleluYeshua

Messiah Ben David and Messiah Ben Joseph 

“And He said unto me: ‘Son of man can these bones live?’ And I answered: ‘O Lord G-D Thou knowest.’” Ezekiel 37:3 (The Israel Bible™)

Israel Independence Day comes directly after Memorial Day, in a logical arrangement that one rabbi says reflects the two-stage process of Messiah embodied in the State of Israel.

Rabbi Shimon Apisdorf, a prominent Jewish educator and bestselling author, believes it is not a coincidence that Memorial Day directly precedes Independence Day .

According to Jewish tradition, there are two stages in the Messiah:

Moshiach ben Yosef (Messiah from the House of Joseph) and Moshiach ben David (Messiah from the House of David). Moshiach ben Yosef is a natural, physical process building up the practical aspects of Israel.

Rabbi Apisdorf explained that these two stages are reflected in the Vision of the Dry Bones described in chapter 37 of Ezekiel. The beginning of the vision describes scattered bones.

So I prophesied as I was commanded; and as I prophesied there was a noise and behold a commotion and the bones came together bone to its bone.

Ezekiel 37:7

“This part of the vision is a process of bringing the bones together, binding them in the flesh,” explained Rabbi Apisdorf. “This describes Messiah from the House of Joseph. The first vision represents the Jews in exile, when we were like individual bones with no sense of being part of a whole. For the Jewish people, exile is a boneyard.”

Bringing the bones together, the rabbi explained, is the ingathering of the people and the necessary practical arrangements that needed to be made. In the years leading up to 1948 and for many years after, this effort was spearheaded by secular Zionists, who farmed the land and fought in the IDF.

“This is the first stage, the secular Zionists, who, like Joseph in Egypt, provided a physical home for the Jews: food, shelter,and protection,” Rabbi Apsidorf explained. “The Jews who died in this process, of reconstituting the dry bones, physically building up and defending the country, were the embodiment of Moshiach ben Yosef.”

The rabbi then explained that the second vision described in Ezekiel is of a spirit entering the now-reconstituted bodies.

So I prophesied as He commanded me and the breath came into them and they lived and stood up upon their feet an exceeding great host.

Ezekiel 37:10

This, the rabbi explained, is a spiritual, internal process.

“The second stage is when the spirit, that has always been there, becomes apparent in all its glory,” Rabbi Apisdorf said. “This process, Moshiach ben David, emphasizes the spiritual. Without the first stage, the spiritual stage will not happen.”

According to tradition, Moshiach ben David is a spiritual process culminating in the Third Temple and the Davidic Dynasty. This, the rabbi said, is contained within Independence Day. The sages teach that the redemption from the third exile, which many believe we are now experiencing, will, unlike the previous two redemptions, never end.

“Moshiach ben Yosef is the seed that contains everything that follows,” said Rabbi Apisdorf. “It’s all there. This was what was happening in the first years of Israel. By looking back on Memorial Day, at Moshiach ben Yosef, at those who fell building up the country, we can see our future geula (redemption), our Moshiach ben David that will be true independence, must inevitably be.”

https://www.breakingisraelnews.com/87469/rabbi-memorial-day-independence-day-transition-model-two-stage-messiah-process/#aSrxmIJe1Dfrlm5z.97

 

Rabbi Shimon Apisdorf, a prominent Jewish educator and bestselling author, explained that the stages represent a process, not individuals.

“There will certainly be a King of Israel from the House of David, but that person is the final conclusion of the process and period of time called Moshiach Ben David,” he said.

Rabbi Apisdorf identifies the modern period of Moshiach Ben Yosef with Rabbi Avraham Isaac Kook, the first Ashkenazi chief rabbi of Israel and possibly the single most renowned and respected Zionistic rabbi to ever live in the state. In 1904, when Rabbi Kook eulogized Theodore Herzl, the founder of modern Zionism, he referred to Herzl, a secular Jew, as the “beginnings of the Moshaich Ben Yosef”, and referred to the State of Israel as embodying Moshiach Ben Yosef, noting the similarities between the modern state and the Biblical character of Joseph.

“Joseph was the provider sent by God to save many from starvation, who sustained Jacob and his sons materially when they came to Egypt looking for grain, so in future generations, the descendants of Joseph would develop the material side of Jewish national existence,” Rabbi Kook wrote in his eulogy.

“Joseph was swallowed up by the nations, and was fluent in seventy languages. This last point symbolizes the connection between Israel and all the nations of the world we see today.”

Rabbi Shimon Apisdorf assigned a specific beginning point to Moshiach Ben Yosef by noting a remarkable coincidence. He explained that the day that Rabbi Kook arrived in Israel, the 28th day of the Hebrew month of Iyar (May 13th 1904), became Jerusalem Day, the day Jerusalem was unified, precisely 63 years later. Jerusalem and the Third Temple are essential to the second stage of the Messiah: Moshiach Ben David.

“It seems clear to me that the period of Moshiach Ben David began on the day Rabbi Kook stepped onto the soil of the Holy Land,” Rabbi Apisdorf said.

Rabbi Apisdorf believes that Peres’ death signaled the transition point when the period of Moshiach Ben Yosef ended and the period of Moshiach Ben David took prominence. The rabbi expressed this historical process in spiritual terms.

“I sense that the period of Moshiach Ben Yosef ended with the burial of Shimon Peres, the last of the founding fathers of the state that embodied that process [of creating the state],” Rabbi Apisdorf said. “This is an unmistakable historic shift, and, remarkably, it was as if the whole world acknowledged this by running to Jerusalem to be present for that Messianic shift.

“If this is true, then beginning this past Shabbat, and then as the New Year began, the transition period ended, and we are now solely in the period of Moshiach Ben David,” explained Rabbi Apisdorf

//www.breakingisraelnews.com/76668/death-israels-last-founding-father-usher-messianic-era-joseph/#YXEd4Z1

Bagaimana Nama YHWH Hilang di Alkitab di Indonesia

SHALOM ALEKHEM BHESEM YESHUA ADONAI HA OLAM

( DAMAI SEJAHTERA BAGIMU DALAM NAMA YESHUA TUHAN SEMESTA ALAM )

Bagaimana asal mulanya nama YHWH itu bisa hilang diAlkitab kita? 

Dan justru Allah banyak disebut?

Sebelum abad 13 penduduk Indonesia tidak pernah mengenal sebutan ALLAH maupun ELOHIM / YHWH yang mereka kenal adalah Sang Hyang Widi, Brahma, Wisnu, Siwa, Ganesa, Budha, Hindu Karena agama Hindu dan Budha sudah lebih dulu masuk.

Tetapi pada abad 13 datanglah pedagang2 Arab keIndonesia, berdagang sambil menyebarkan Agama Islam. Ketika Islam mulai diterima diIndonesia, saat itulah sebutan ALLAH mulai dikenal dan tersebar keseluruh Indonesia.

Pada abad 18 masuklah penginjil2 dari Jerman yaitu:

1. Joseph Kamph ke Maluku

2. Riddel dan Schwarz ke Minahasa

3. Valentijn ke Sangir Talaud

4. Denninger ke Pulau Nias

5. Nomensen ke daerah Tapanuli

Mereka datang membawa kitab suci berbahasa Jerman, dan kata Elohim telah diterjemahkan menjadi Gott. 

Tetapi karena kata Gott ini tidak dikenal di Indonesia, maka perlu diterjemahkan kedalam kata yang bisa dimengerti oleh masyarakat luas pada zaman itu, yang mengandung arti yang disembah atau sesembahan.

Pada zaman itu kata ALLAH-lah yang sudah menyebar kedalam masyarakat, maka… kata Gott akhirnya diterjemahkan menjadi ALLAH, 

dan akhirnya kata ALLAH itu diterima sebagai istilah Pencipta dalam Perjanjian Lama. Sehingga orang Kristen akhirnya menganggap bahwa Allah nya dg orang Muslim dan Kristen itu sama, hanya bedanya orang Kristen melalui Yeshua Sedangkan orang Islam itu langsung, tanpa Yeshua!!! 

Padahal Tuhannya orang Islam itu disebut dg istilah zat (Catatan kaki Surat AlFatihah Alquran Depag) sedangkan Elohim adalah Roh (Yoh 4:24)

Para Theolog Kristen merasa keberatan bila Allah itu dihilangkan dengan alasan: ALLAH itu cognate dengan El, Eloah, Eloim (Bahasa Ibrani) dan Elah (Bahasa Aram) serta Alaha (Bahasa Syiria) Apakah ini BENAR ? JELAS SALAH, karena

El berarti kuat. Dalam bahasa Arab diterjemahkan il. 

Dari bentuk dasar El menjadi Eloah atau ilah yang berarti sesembahan, baik Eloah, Elah, ilah. Alaha bukanlah nama diri melainkan istilah Timur Tengah bagi yang disembah. Jadi, Eloah itu cognate dengan kata ilah dan bukan Allah.

ALLAH itu nama (Qs 20:14) yaitu tuhannya orang Arab (Qs 27:91) yang berdiam di Mekah (Qs 106:3). Sebagai bukti bahwa ALLAH itu nama dan bukan gelar, terbukti bahwa ALLAH tidak dapat dibuat jamak, dan tidak bisa diterjemahkan.

ilah bentuk jamaknya adalah alihah.

Eloah bentuk jamaknya Eloim.

Apakah bentuk jamak dari ALLAH?? Demikian pula YHWH sebagai nama diri tidak dapat dibuat jamak. 

Sekali lagi, baik YHWH maupun ALLAH ini “DUA OKNUM ROH DAN KUASA YANG BERBEDA.” 

Sadarilah ini sebagai suatu fakta penting agar kita jangan gegabah menganti nama sang pencipta yaitu YHWH menjadi ALLAH ( dalam Alkitab LAI, penggantian ini kurang lebih ada 297 kali).

Untuk itulah demi untuk sempurnanya penyebutan sesembahan kita, ubahlah:

TUHAN (Huruf kapital semua) diubah dengan YHWH (Lihat kamus Alkitab)

Y = YESHUA

H = HANUTZRI

W = WAMELEKH

H = HAYEHUDIM

(YOH 19:19)

Woman Clothed with the Sun

On September 23, 2017 there will be a once in a lifetime sign in the heavens with an alignment of the planets to Virgo the virgin and Leo the lion which has never occurred since around 3 bc during the birth of the Yeshua Ha Masiakh !

On September 23, 2017 the sun will be covering Virgo the virgin and the moon will be at her feet, both will be aligned with Mercury, Venus and Mars in the 9 star constellation Leo the Lion, which sits on her head creating a crown of 12 stars, Jupiter a sign of the king will then appear from her hips as if it was born from her. This is a sign of Trouble as travail coming to the church and the world in the year 2017!

Three days after this alignment on 9/23/17, Virgo is “clothed with the sun,” the moon is now under her feet, and above her head are 3 planets—Mercury, Mars, and Venus, which are in alignment with the star Regulus in Leo. The 9 stars of Leo and the 3 aligning planets make the crown of 12 stars. Thus this alignment meets the criteria of the Rev. 12 sign and is similar to the 3 BC alignment, but as mentioned above the meaning of the alignments at this date points to The Son of Man Coming. Interestingly enough this alignment occurs the day after Rosh Hashanah on the day of Shabbat Shuvah—the Sabbath of Return. Thus I believe the Revelation 12 celestial alignment on this day is another piece of prophetic data pointing to a possible 2017 The coming of Masiakh (Yeshua Son).

So there we have it, the sign of Revelation 12 in the sky above Jerusalem on special days, of which in their alignments and their meanings point to the Coming of Yeshua Son; the first pointing to the birth of the King of Kings- Father Yeshua – and the Second pointing to the bright and morning star –Yeshua Son– becoming the King over the earth, which I also believe is alluded to in Revelation 22.

HaleluYeshua..

                      ==========

Pada 20 November 2016, planet Yupiter memasuki “ rahim” konstelasi Perawan Virgo, di mana ia tetap berada di dalamnya selama tepat 42 minggu, yakni lamanya periode persis masa kehamilan bayi manusia. Kehamilan 42 minggu ini menarik, jika dihubungkan dengan 42 generasi dari Abraham sampai Messias (Matius 1:17) dan 42 bulan yang membentuk paruh pertama dan paruh kedua Masa Kesusahan ( Wahyu 11:2, Wahyu 13:5, Daniel 7:25).

Supaya Yupiter tetap berada di dalam rahim Virgo selama persis 42 minggu, ia melakukan apa yang dinamakan “ gerakan maju mundur” (retrograde) di dalam rahim konstelasi ini. Planet ini nampak melakukan gerakan melingkar di dalam rahim selama waktu ini sebelum keluar dari “ saluran kelahiran” Virgo pada tanggal 9 September 2017.

Tanda Wahyu 12 digenapi dalam ayat 5 sesudah Anak laki-laki ini dilahirkan, dan demikian juga dua minggu sesudah Yupiter keluar dari rahim Virgo, ia bergerak turun melalui “saluran kelahiran” dan tanda besar ini lengkap terbentuk di langit. Bisa dikatakan bahwa perempuan ini mengalami sakit bersalin selama dua minggu sementara bayi itu bergerak keluar dari rahim dan melewati saluran kelahiran. Perlu diingat, masa “ Tribulasi” atau “Kesusahan Besar” (Yunani: thlipsis megale) juga memiliki arti “sakit bersalin“.

Matius 24:30 (ILT) Dan pada waktu itu tanda (Yunani: semeion) Anak Manusia akan tampak di langit, dan kemudian semua suku-suku di bumi akan meratap …

Wahyu 12:1 menyebutkan bahwa “perempuan berselubungkan matahari” ini merupakan “ tanda besar” (Yunani: semeion mega), dan bukan hanya sekedar “tanda“. Satu-satunya kesempatan terjadinya kesejajaran benda-benda langit seperti digambarkan dalam Wahyu 12:1-2 di masa depan adalah pada tanggal 23 September 2017. Pencarian 150 tahun sebelum dan 150 tahun sesudah 23 September 2017, tidak menemukan lagi kesejajaran yang seperti ini. (Kesempatan serupa terjadi pada saat kelahiran Messias Yeshua pada tanggal 11 September 3 SM). Dan peristiwa ini bertepatan dengan Hari Raya Peniupan Sangkakala (Yom Teru’ah) di Israel, yang juga dikenal sebagai Rosh Hashanah, tahun baru Yahudi. Bulan baru akan muncul di langit malam pada tanggal 23 September 2017.

Galatia 4:19.

Galatia 4:19 (ILT3) Anak-anakku, demi kamu aku menderita sakit bersalin lagi sampai rupa Messias dibentuk di dalam kamu

                       Amien…

Orang-Orang Bijaksana

Orang-orang bijaksana dalam Daniel 11:33 adalah orang-orang yang diurapi atau Ha Masiakh atau Messias. Pada masa Double Yobel ini yaitu tahun 5776 dan 5777, Ha Masiakh  sebenarnya sudah hadir. Kita banyak membaca di banyak web dan tulisan bahkan nubuatan-nubuatan kalau mereka sudah hadir. Salah satunya di nubuatkan oleh Rabi-Rabi Yahudi.. Orang-orang bijaksana ini masih menunggu waktu untuk muncul di publik secara terang terangan … Saat ini mereka masih berada di akhir dari Zaman Akhir.. belum tiba waktunya, yaitu Zaman Mesianik.. belum sampai..

Lalu apa yang terjadi dengan orang-orang bijaksana ini….

Seperti dalam Daniel 11:33 .. Saat ini Hamasiakh mengajar banyak orang tentang siapa pencipta langit dan bumi yang ESA yang mempunyai Nama.. yaitu YESHUA.. Juga banyak membuka pintu kebenaran terhadap kebingungan dari manusia atas kesalahan doktrin yang telah terlalu lama berkarat di bumi ini yang dibuat iblis.

Akibat dari pelayanan Nama ini mereka tersandung oleh pedang dan api. Pedang dan api adalah penghakiman yang harus mereka lakukan terhadap manusia yang tidak mau mengakui atau menerima atau bahkan menghina nama Yeshua sebagai Tuhan Pencipta Langit dan Bumi yang Satu. Akibatnya mereka diasingkan dari gereja-gereja dan  hak-hak  mereka sebagai manusia dirampas oleh orang-orang tersebut.. sampai waktu nya tiba.. yaitu Zaman Mesianik… 2 Edras 16:72

Saat orang-orang bijaksana ini tersandung oleh pedang dan api terjadilah juga penyaringan pembersihan pemurnian atas mereka sendiri …Daniel 11:35.. Sehingga mereka murni 1000karat pada saatnya mereka masuk Zaman Mesianik untuk memimpin dunia ini.

 

Matius 24:9-14 (ILT)

9. Kemudian mereka akan menyerahkan kamu ke dalam kesukaran (Yunani: thlipsis; tribulasi, tekanan, penganiayaan, kesukaran, kesusahan), dan mereka akan membunuh kamu dan kamu akan dibenci oleh semua bangsa karena Nama-Ku,

10. dan pada waktu itu banyak orang akan tersandung dan mereka akan mengkhianati seorang terhadap yang lain dan akan membenci seorang terhadap yang lain.

12. Dan siapa yang bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.

13. Dan Injil kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, dan kemudian akan datang kesudahannya (Akhir).”

Matius 10:21-22 (ILT)

21. Adapun saudara akan menyerahkan saudaranya kepada kematian, dan ayah, anaknya; dan anak-anak akan bangkit melawan para orang tua dan akan membunuh mereka.

22. Dan kamu akan dibenci oleh semua orang karena Nama-Ku; tetapi yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan.

Daniel 11:33,35 (ILT)

33. Dan orang-orang yang bijaksana di antara umat itu akan mengajar banyak orang. Namun mereka akan tersandung oleh pedang dan nyala api, oleh pengasingan dan perampasan, beberapa waktu lamanya.

35. Dan sebagian dari orang-orang yang bijaksana itu akan tersandung, untuk menyaring, membersihkan dan memurnikan mereka sampai pada akhir zaman. Sebab akhir zaman itu masih belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

2Esdras 16:70-76

70. Karena di banyak tempat-tempat dan di kota-kota yang berdekatan akan ada kerusuhan besar terhadap mereka yang takut akan YHWH.

71. Mereka akan seperti orang-orang gila, tidak mengasihani siapa pun, tapi menjarah dan menghancurkan mereka yang senantiasa takut akan YHWH.

72. Karena mereka akan menghancurkan dan menjarah barang-barang mereka, dan mengusir mereka keluar dari rumah-rumah mereka.

73. Maka kualitas pengujian orang-orang pilihan-Ku akan menjadi nyata, seperti emas yang diuji oleh api.

74. “Dengarlah, orang-orang pilihan-Ku,” firman YHWH. “Lihatlah, hari-hari kesengsaraan sudah dekat, dan Aku akan membebaskan engkau dari padanya.

75. Jangan takut atau bimbang, karena Elohim adalah penuntunmu.

76. Engkau yang memelihara perintah-perintah dan peraturan-peraturan-Ku,” firman YHWH Elohim, “jangan biarkan dosa-dosamu menarik engkau jatuh, atau kejahatan-kejahatanmu menang atasmu.”

Kitab Henokh 50:1-2

  1. Dan pada hari-hari itu akan ada perubahan bagi orang kudus dan yang dipilih, dan terang hari-hari akan berdiam atas mereka, dan kemuliaan dan kehormatan akan beralih kepada orang kudus.
  2. Dan pada hari kesusahan, murka akan terkumpul di atas orang-orang berdosa, tetapi orang benar akan berkemenangan di dalam nama TUHAN segala Roh; dan Dia akan menunjukkannya kepada yang lain, supaya mereka bertobat, dan menghentikan perbuatan tangan mereka.

knowledge will Greatly increase

(4) But as for you, Daniel, conceal these words and seal up the scroll until the end of time. Many will go back and forth and search anxiously [through the scroll], and knowledge [of the purpose of God as revealed by His prophets] will [greatly] increase.”

Daniel 12:4

 

Body’s stem cells lead to tooth regeneration

People who have lost some or all of their adult teeth typically look to dentures, or more recently, dental implants to bridge the gap between a toothless appearance.

But this appearance can have a host of unsettling psycho-social ramifications and a tooth-filled grin that is not without pain and discomfort.

Despite being the preferred treatment for missing teeth today, dental implants can fail and have no ability to “remodel” with surrounding jaw bone, which undergoes necessary and unavoidable changes throughout a person’s life.

But a new technique pioneered in the Tissue Engineering and Regenerative Medicine Laboratory of Dr. Jeremy Mao, Edward V. Zegarelli Professor of Dental Medicine, and a professor of biomedical engineering at Columbia University, can orchestrate the body’s stem cells to migrate to three-dimensional scaffold that is infused with growth factor. This can yield an anatomically correct tooth in as soon as nine weeks once implanted in the mouth.

“These findings represent the first report of regeneration of anatomically shaped tooth-like structures in vivo,  and by cell homing without cell delivery,” Dr. Mao and his colleagues said in the paper.

“The potency of cell homing is substantiated not only by cell recruitment into scaffold microchannels, but also by regeneration of a putative periodontal ligaments newly formed alveolar bone.”

Dental implants usually consist of a cone-shaped titanium screw with a roughened or smooth surface and are placed in the jaw bone. While implant surgery may be performed as an outpatient procedure, healing times vary widely and successful implantation is a result of multiple visits to certified clinicians, including general dentists, oral surgeons, prosthodontists and periodontists.

Implant patients must allow two to six months for healing and if the implant is installed too soon, it is possible that the implant may move which results in failure. The subsequent time to heal, graft and eventually place a new implant may take up to 18 months.

The work of Dr. Mao and his laboratory, however, holds manifold promise: a more natural process, faster recovery times, and a harnessing of the body’s potential to regrow tissue that will not give out and could ultimately last the patient’s lifetime.

By homing stem cells to a scaffold made of natural materials and integrated in surrounding tissue, there is no need to use harvested stem cell lines, or create a an environment outside of the body (e.g., a Petri dish) where the tooth is grown and then implanted once it has matured.

The tooth instead can be grown “orthotopically,” or in the socket where the tooth will integrate with surrounding tissue in ways that are impossible with hard metals or other materials.

“A key consideration in tooth regeneration is finding a cost-effective approach that can translate into therapies for patients who cannot afford or who aren’t good candidates for dental implants,” Dr. Mao said. “Cell-homing-based tooth regeneration may provide a tangible pathway toward clinical translation.”

This study is published in the Journal of Dental Research, a top journal in the field of dentistry.

This research was supported by NIH ARRA Funding via 5RC2 DE020767 from the National Institute of Dental and Craniofacial Research.

dental.columbia.edu/.

www.dentistryiq.com/index/display/article-display/8259726870/articles/dentisryiq/industry/2010/05/biolux-osseopulse.html.

http://www.healthyfoodhouse.com/stem-cell-dental-implants-grow-new-teeth-in-your-mouth/

https://www.youtube.com/watch?v=OCkywYanYGk

Nibiru – Star of Heaven – 16 Februari 2017

Nibiru 15th Feb 2017 HEAVENLY BODY’S ARE GETTING CLOSER …

Video untuk 16 Februari 2017 nibiru▶ 23:42

https://www.youtube.com/watch?v=rALZ2bCoiGg

Tahun 2016 lalu, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi sebuah objek langit, entah komet atau asteroid, yang mengarah pada Bumi.

Dari reflektifitas dan orbitnya, objek tersebut mirip komet. Namun, kekurangan karakteristik debu dan gas.

Objek itu dinamai 2016 WF9. Meski baru dijumpai, ia sejatinya cukup lama berkelana di angkasa luar.

Selama sekitar 4,9 tahun, ia melakukan perjalanan ke dalam Tata Surya, melewati bagian bawah sabuk asteroid utama dan orbit Mars, hingga ia berayun ke dalam orbit Bumi.

Objek tersebut ditemukan oleh misi NEOWISE NASA. Ukuran 2016 WF9 relatif besar, antara 0,3 to 0,6 mil atau 0,5 hingga 1 kilometer.

Objek tersebut sangat gelap, hanya merefleksikan sekian persen cahaya yang jatuh di permukaannya.

“Objek yang mereka sebut sebagai WF9 meninggalkan sistem Nibiru pada Oktober 2016 — saat Nibiru mulai berputar melawan arah jarum jam di sekitar Matahari,” kata dia seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (27/1/2017).

NASA membantah isu yang beredar tentang 2016 WF9 yang bisa memicu bencana katastropik.

NASA tak menemukan bukti objek angkasa itu akan menabrak Bumi.

http://global.liputan6.com/read/2839224/asteroid-picu-tsunami-raksasa-16-februari-2017-ini-kata-nasa

 

Hal ini suatu bukti bahwa Bapa Yeshua tidak akan menghancurkan bumi karena Dia sudah berfirman.. dan FirmanNya…. Ya dan Amien…

“Nibiru 20 Shvat (16 Feb) 5777 in bible code Glazerson” di YouTube

 

Kita lihat apa yang terjadi di tanggal 20 Shvat atau 16 februari 2017..  di tahun ibrani 5777..

Akan kah bintang yang berasal dari Jacob.. Star of heaven.. Nibiru akan membuat bencana di New York secara fisik atau dalam bentuk lain.. atau mungkin secara roh..

Saya percaya dengan bible code.. walaupun secara fisik sering tidak seperti yang kita bayangkan.

Karena apa  yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi Dia….

Tetapi yang pasti adalah penebusan (teshuwah=Repentance) anak anak Tuhan hanya ada di dalam nama Yeshua.. bukan dengan nama yang lain.. Amien

5777, Ayin Zayin and Messiah

Rosh Hasanah, The Feast of Trumpets, biasa dikenal dengan nama Yom Teruah. Saat ini jatuh di tahun 5777 pada kalender Ibrani.  Suara Shofar di tiup pada tahun 2016 di tanggal 2 Oktober, disambut pula dengan fenomena Black Moon yang jarang terjadi. Yang menarik lagi adalah tahun 5777 ini berada di awal tahun Baru Muslim (tahun baru 1438 Hijriah). Sungguh menarik…

Mari kita lihat dari angka 5777 tersebut…

Angka 5…

kita akan melihat arti 5 dalam huruf ke lima ibrani adalah HEY. Pictogram dari Hey seperti seorang lelaki dengan kedua tangannya mengangkat tangan, dimana pada script ibrani lama (Ketav Ashutit) di buat dengan dua Waw (dari dalet). Arti dari nama Hey itu sendiri adalah ‘look’, lihat, atau ‘behold’.

www. Hebrew4christians.com/grammar/unit_one/Aleph-Beth/Hey/hey.html

Angka 777…

Sedangkan dalam huruf  Ibrani yang menghasilkan angka 777 menyatakan kalimat ‘YHWH in the YESHUA Messiah’, kemudian ‘YESHUA SAVES ‘, dan ‘Ortodox Messiah’ (www.ridingthebest,com/numbers/nu777.php ). YESHUA SAVES artinya Yeshua menyelamatkan.

Angka 57…   

Menggunakan Gematria, 57 menyatakan Ayin. Ayin menyatakan MATA, artinya  Mata Melihat, Air Mata.  Huruf ke 16 di Ibrani nya adalah AYIN, yang artinya Mata.

Angka 7…   

Sedangkan Huruf ke 7 dalam Ibrani adalah ZAYIN, yang artinya Pedang, Perang, Senjata, kekerasan, perkelahian, dll. Tetapi selain itu Zayin biasa di di artikan untuk alat kelamin pria. Alat kelamin Pria mengungkapkan tentang Pengantin Pria atau Hamasiakh.

Angka 77…  

Sedangkan Angka 77 (Zayin Zayin) menggambarkan pedang bermata dua.

Angka 5777…  

Dalam strong concordance, kata ibrani nya adalah “Ophereth”, dapat diartikan sebagai ‘LEAD’. Dapat dilihat di exodus 15:9-11 (…they sank as LEAD in the mighty waters,)  Atam.org/year-5777-prophetic/

 

Jadi pada tahun Ibrani 5777 ada pedang Penghakiman bermata dua dilakukan oleh Hamasiakh…..

Sisi mata pedang pertama ditujukan  bagi kita yang memakai materai Yeshua yang hanya akan melihat dan mendapatkan penyelamatan dari Yeshua yang bermanifest di dalam manusia Hamasiakh/ Pengantin Pria. Mereka melihat segala guncangan terjadi dan dipimpin lepas  dari segala goncangan perang, pedang, kekerasan, dll oleh ke dahsyatan Ha Masiakh.

Akan tetapi  di sisi mata pedang yang lain kita akan melihat ada penghakiman bagi manusia yang menolak materai Yeshua atau memakai materai 666, bahkan menolak Ha Masiakh melalui goncangan yang luarbiasa di akhir zaman. Yang bahkan kita sudah melihat dan menyaksikan dari banyaknya perang, gempa bumi, banjir, kekerasan, terorisme, jatuhnya banyak pesawat terbang, tabrakan kereta api, dan masih banyak lagi..

HaleluYeshua…

Pakailah Materai Nama Yeshua di dahi sehingga kita lepas dari segala goncangan akhir zaman…

Amin

RAPTURE or NO RAPTURE

Sering kita membaca di web, buku-buku, artikel-artikel..bahwa sebentar lagi akan RAPTURE..bahkan mereka menyebutkan bulan bahkan tahun terjadinya rapture….

Sebenarnya…Rapture itu apa?

Arti Raptute dari free dictionarie..
rapture (ˈræptʃə)

n

1. the state of mind resulting from feelings of high emotion; joyous ecstasy

2. (often plural ) an expression of ecstatic joy

3. the act of transporting a person from one sphere of existence to another, esp from earth to heaven

vb

(tr) archaic or literary to entrance; enrapture

[C17: from Medieval Latin raptūra, from Latin raptus rapt 1]

rap•ture (ˈræp tʃər)

n., v. -tured, -tur•ing. n.

1. ecstatic joy or delight.

2. Often, raptures. an utterance or expression of ecstatic delight.

3. the feeling, esp. in religious ecstasy, of being transported to another place or sphere of existence.

 

Dapat saya artikan bahwa rapture adalah suatu perasaan gembira berada di suatu tempat..

Pertanyaannya..

Tempat yang menggembirakan ini yang dimaksud seperti apa? Pada tubuhkah? Jiwakah? Rohkah?…

Kita sendiri mengetahui dalam kitab bahwa Firman itu sendiri adalah roh..

Artinya RAPTURE firman pastinya akan terjadi secara roh…

Seperti apa rapture secara roh?

Kalau kita membaca kitab-kitab pasti banyak kata-kata tentang HAMBA.. Juga ANAK.. Tentunya posisi hamba berbeda dengan posisi anak. Hamba selalu di suruh-suruh sedangkan anak biasanya memerintah hamba melakukan sesuatu..

ANAK kenal benar nama Bapa nya.. sedetail-detailnya.. Sedangkan HAMBA tidak pernah tahu nama tuannya dengan benar dan tepat.. biasanya hanya menyebut gelarnya saja..

ANAK mewarisi semua harta bapanya.. tetapi HAMBA hanya di bayar berdasarkan pekerjaannya..Itulah beberapa perbedaan antara Anak dengan Hamba..

Kita pasti sering mendengar seorang Tuan mengangkat hambanya menjadi ANAK NYA..

Nah perubahan posisi dari seorang HAMBA menjadi seorang ANAK .. itu adalah RAPTURE.. secara roh..

Dari seorang hamba yang mengenal pencipta sebagai Tuhan yang satu (ELOAH) yang memakai singkatan YHWH …menjadi seorang anak yang memanggil BAPA YESHUA sebagai Bapa Pencipta Langit dan Bumi.. itulah RAPTURE …

Artinya….

Kita tidak lagi memanggil ELOAH

Kita tidak lagi memanggil YHWH

Tetapi kita memanggil  Pencipta Langit dan Bumi… YESHUA.. ..

Setelah kita memanggil dengan Nama Pencipta yang Benar.. YESHUA.. kita akan otomatis menjadi ANAK dan berada di kerajaan Yeshua sebagai anak..sebagai pewaris segala harta rohani dan jasmani Bapa kita..Bapa Yeshua… Semua orang yang melewati perubahan ini mengalami rasa damai yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.. berada di tempat bersama Pencipta.. Itulah Rapture sebenarnya..

Pertanyaan nya…sudahkah anda rapture?

Anda ANAK atau HAMBA?

HaleluYeshua

Rapture sudah dan sedang terjadi saat ini…

Amien..